DetikNews
Senin 23 April 2018, 23:02 WIB

Guntur Romli Resmi Polisikan Pelapor Cuitan Alquran

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Guntur Romli Resmi Polisikan Pelapor Cuitan Alquran Guntur Romli (Kanavino/detikcom)
Jakarta - Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli melaporkan balik Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Damai Hari Lubis. Hari dipolisikan atas tuduhan pencemaran nama baik.

"Saya tadi dilaporkan oleh Damai Hari Lubis berdasarkan tweet tadi. Maka saya laporkan dia atas pencemaran nama baik," kata Guntur di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (23/4/2018).


Guntur menilai tweet soal Alquran yang dilaporkan oleh Hari sebagai hoax. Dia sama sekali tak pernah mengunggah posting-an tersebut.

"Laporan itu berdasarkan hoax, saya itu justru korban hoax," ujar Guntur.

Guntur juga menyebut pelaporan dirinya ke Bareskrim sarat muatan politis. Pasalnya, dia mendaftar menjadi calon anggota legislatif melalui PSI.

"Ya motifnya politik," ujar dia.


Sementara itu, rekan Guntur, Muannas Al-Aidid, menganggap Hari diduga telah membuat laporan palsu karena unsur yang dilaporkan adalah hoax. Menurutnya, laporan itu seharusnya dicabut.

"Itu diduga membuat laporan palsu di hadapan yang berwenang dan pejabat kepolisian," papar dia.

Laporan Guntur terhadap Hari tertuang dalam nomor TBL/2264/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 23 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik melalui media elektronik dengan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 317 ayat (1) KUHP.


Selain melaporkan Hari, Guntur sebelumnya melaporkan pemilik akun Twitter yang bernama Mustofa Nahrawardaya @Netizen Tofa. Akun itu diduga telah menyebarkan posting-an yang bersifat hoax. Posting-an itu pulalah yang menjadi pangkal pelaporan Guntur ke Bareskrim oleh Hari.

Laporan itu tertuang dengan nomor TBL/2235/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 22 April 2018. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik dan/atau manipulasi data dan/atau ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau tindak pidana informasi dan transaksi elektronik dengan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 A ayat (2) dan/atau Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) dan/atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Damai Hari Lubis sebelumnya melaporkan Guntur Romli ke Bareskrim atas tuduhan penistaan agama. Hari membawa bukti screenshot cuitan yang beredar di media sosial.

"Guntur Romli mengatakan 'Alquran itu bukan kitab suci, Muhammad bukan orang suci dan bisa digauli'. Itu kami laporkan ke Bareskrim," ucap Hari.

Laporan Hari diterima Bareskrim dengan nomor: LP/543/IV/2018/Bareskrim tertanggal 23 April 2018. Guntur dilaporkan dengan Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.
(knv/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed