DetikNews
Senin 16 April 2018, 15:53 WIB

Temui DPR, Kemenhub Jelaskan Penyebab Pipa Bocor di Balikpapan

Fadhly Fauzi Rachman - detikNews
Temui DPR, Kemenhub Jelaskan Penyebab Pipa Bocor di Balikpapan Pencemaran minyak akibat pipa bocor di Teluk Balikpapan. (Foto: Antara Foto)
Jakarta - Kawasan Teluk Balikpapan tercemar tumpahan minyak akibat patahnya pipa Pertamina. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menduga pipa ini patah akibat jangkar kapal yang melorot.

Direktur Jendral Perhubungan Laut, Kemenhub, Agus H Purnomo menjelaskan kronologi saat kapal berbendera Panama berada di lokasi hingga membuat pipa milik PT Pertamina (Persero) bocor.

"(Kapal) tiba di pelabuhan Balikpapan pukul 02.00 Wita dan bersandar di dermaga pukul 05.55 Wita. Mereka memuat batu bara, sampai 12.20 WITA. Sejumlah 14 ribu metrik ton, lalu agen kapal mengajukan persetujuan berlayar, lalu selanjutnya, surat izin berlayar terbit pada pukul 12.47 Wita. Pada Jumat, mereka naik ke atas kapal pada pukul 20.30 Wita," kata Agus di DPR, Jakarta, Senin (16/4/2018).



Kemudian, kata Agus, sekitar pukul 21.00 WIB, kapal mulai berlayar. Agus memperkirakan, saat berlayar tersebut, jangkar kapal melorot dan jatuh ke laut karena kondisi cuaca yang buruk.

"Saran dari kami sambil menunggu pasang tertinggi, berlabuh jangkar, di kapal sekitarnya, dalam pelayaran ini, kapal ini diperkirakan, jangkarnya lolos. Ada miskomunikasi nakhoda sama penjaga jangkar. Jadi jangkar melorot," katanya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan awak kapal telah mengetahui bahwa di lokasi tersebut terdapat pipa gas milik Pertamina. Namun jangkar kapal itu, menurutnya, tak sengaja melorot sehingga membuat insiden ini terjadi.



"Sabtu pada pukul 06.00 pagi, ada tumpahan minyak. Ini kami lakukan pengecekan, pagi-pagi mereka patroli, terus ternyata ada ini (tumpahan minyak). Sumber belum diketahui tuh, nah kami langsung hubungi Pertamina. Kami mengimbau kapal yang keluar masuk supaya hati-hati," tuturnya.
(fdl/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed