DetikNews
Senin 16 April 2018, 11:05 WIB

NasDem Ingatkan Satu Kaki PAN Masih Ada di Kabinet Jokowi

Danu Damarjati - detikNews
NasDem Ingatkan Satu Kaki PAN Masih Ada di Kabinet Jokowi Politikus Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Setelah politikus Partai Gerindra mempertanyakan sikap PAN, kini giliran partai pendukung Jokowi yang mengingatkan PAN. Partai berlambang matahari itu dinilai bermain dua kaki.

Ini dinyatakan anggota Dewan Pakar Partai NasDem, Teuku Taufiqulhadi, saat mengomentari kategorisasi yang dibikin senior PAN, Amien Rais, yakni 'partai setan' dan 'partai Allah'.

"Dia (Amien) ingin mengatakan bahwasanya ada pendukung Jokowi dan yang satu lagi bukan pendukung Jokowi. Dia ingin memberikan kategorisasi seperti itu," kata Taufiqulhadi saat berbincang dengan detikcom, Senin (16/4/2018).



Lantas Taufiqulhadi mengingatkan satu kaki PAN masih menginjak kawasan pro-Jokowi. Bukti konkretnya, satu menteri asal PAN duduk di kabinet Jokowi, yakni Asman Abnur, yang menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Ya harus diingat, misalnya PAN sampai sekarang ini sebelah kakinya ada di kelompok Jokowi. Kan menterinya ada di pemerintahan Jokowi sekarang," kata Taufiqulhadi.



Dia menilai sikap PAN yang main dua kaki itu tak elok, apalagi senior PAN Amien Rais melontarkan pernyataan soal partai setan dan partai Allah. Di satu sisi, PAN tajam mengkritik Jokowi bak oposisi, di sisi yang lain PAN duduk di pemerintahan.

"Jadi ya itu menurut saya tidak manis," kata Taufiqulhadi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pernyataan Amien yang dimaksud adalah pernyataan saat dia memberi tausiah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4) kemarin.



"Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan," ujar Amien seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

"Orang-orang yang anti-Tuhan, itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. Ketahuilah partai setan itu, mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia-rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan," imbuh dia.

Namun Amien tak mengungkap partai apa saja yang masuk kategori 'partai setan' ataupun 'partai Allah'. Ditanya seusai acara, Amien menyatakan yang dimaksudnya adalah cara berpikir, bukan partai dalam konteks politik praktis.
(dnu/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed