DetikNews
Senin 16 April 2018, 10:08 WIB

Ketua Paguyuban Jemaah Jadi Saksi Sidang Bos First Travel

Zunita Amalia Putri - detikNews
Ketua Paguyuban Jemaah Jadi Saksi Sidang Bos First Travel Sidang bos First Travel akan menghadirkan ketua paguyuban jemaah untuk menjadi saksi meringankan.Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom
Jakarta - Dua orang saksi meringankan akan dihadirkan dalam sidang lanjutan Bos First Travel. Salah satunya, ketua paguyuban jemaah umrah.

"Saksi yang kami datangi ada dua hari ini. Pertama Pak Nadir, beliau dari ketua paguyuban jamaah," kata Pengacara First Travel, Wawan Ardianto, di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jalan Boulevard, Cilodong, Depok, Senin (16/4/2018).

Selain ketua paguyuban, tim kuasa hukum menghadirkan calon jemaah First Travel yang juga pernah umrah menggunakan jasa First Travel. "Kemudian ada Pak Salam, dia sebagai calon jemaah tapi pernah memakai jasa First Travel untuk umrah juga," ujar Wawan.


Dalam perkara ini, Andika, Anniesa, dan Kiki Hasibuan didakwa melakukan penipuan atau penggelapan terkait perjalanan umrah dan melakukan tindak pidana pencucian uang dengan pembelian aset menggunakan uang setoran calon jemaah.

Ada sejumlah paket umrah yang ditawarkan First Travel. Pertama, paket umrah promo dengan harga Rp 14,3 juta; kedua, paket umrah reguler yang harganya Rp 26,613 juta; dan paket VIP dengan harga per orang Rp 54 juta.

Jaksa menyebut sebanyak 63.310 calon jemaah jadi korban karena gagal berangkat umrah dengan janji jadwal keberangkatan pada November 2016-Mei 2017. Akibat gagal berangkat, kerugian calon jemaah mencapai hampir Rp 1 triliun.

[Gambas:Video 20detik]


(aan/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed