DetikNews
Rabu 11 April 2018, 14:04 WIB

Tonton Wawancara Khusus Aa Gym, Jokowi Perlu Teman

Erwin Dariyanto - detikNews
Tonton Wawancara Khusus Aa Gym, Jokowi Perlu Teman Pimpinan Ponpes Da'arut Tauhiid KH Abdullah Gymnastiar. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Pimpinan Pondok Pesantren Da'arut Tauhiid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), bicara soal hubungan umara dan ulama. Aa Gym menilai saat ini ada upaya dari pemerintah menjalin hubungan dekat dengan ulama.

Tapi dia mengingatkan agar upaya pemimpin negara ini mendekati ulama dilakukan dengan cara tulus dan ikhlas. "Misalnya sekarang pemerintah dekat dengan ulama, harus terbaca keikhlasannya," kata Aa Gym.

Memang tingkat ketulusan dan keikhlasan itu, kata Aa Gym, tak bisa dinilai. Namun minimal bisa dirasa dan dibaca dari konsistensi dan cara pemerintah dengan tidak membeda-bedakan dasar keilmuan ulama yang didekati. "Baik (ulama) yang pro maupun tidak pro semua adalah aset bangsa jadi harus dirangkul," begitu kata Aa Gym.

Seperti apa hubungan umara dengan ulama yang ideal menurut Aa Gym?

"Harus terus saling mengingatkan," kata Aa Gym.

Ulama, kata Aa Gym, perlu diberikan akses untuk mengingatkan umara dan umat. Kalau pun umara ingin mendapatkan masukan dari ulama harus dengan jujur.

Aa Gym menyarankan agar Presiden Jokowi memiliki teman ulama yang bisa diajak bicara dari hati ke hati tanpa perlu diwartakan di media. "Beliau (Jokowi) juga bisa mendengar dengan hati ketulusan tanpa kepentingan apa pun kecuali kebaikan. Juga ulamanya bisa menyampaaikan nasihat dengan tulus," kata dia.


Tonton videonya di bawah ini:


(erd/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed