DetikNews
Senin 09 April 2018, 21:10 WIB

Sandi: Bus TransJ yang Terguling Diduga Langgar Batas Kecepatan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sandi: Bus TransJ yang Terguling Diduga Langgar Batas Kecepatan Bus TransJ terguling di UKI. Sopirnya diduga melanggar batas kecepatan. (Hestiana/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan telah mendapatkan perkembangan laporan terkait kecelakaan bus TransJ yang terguling di depan UKI, Jakarta Timur. Dalam laporan Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono, disampaikan bus tersebut diduga melewati batas kecepatan maksimal 50 km/jam.

"Beliau (Budi Kaliwono) menyatakan ada kemungkinan bus tersebut melewati batas kecepatan yang disarankan," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).


Dengan penuhnya penumpang di dalam bus yang berkisar 50 orang, gerakan tiba-tiba kendaraan yang memotong lintasan bus TransJ mengakibatkan human error. Pengemudi, kata Sandi, banting kemudi hingga bus terguling karena menabrak separator.

"Akan ada investigasi dan evaluasi karena (umur) busnya juga sudah 14 tahun, dari tahun 2004. Ini milik Pemprov yang dioperasikan oleh Bianglala," ujarnya.

Rencananya, setelah hasil evaluasi didapatkan, Pemprov akan mengambil tindakan tegas dan konkret agar kecelakaan tidak kembali terulang.

"Termasuk juga menarik kendaraan-kendaraan yang sudah di luar ambang batas keamanan dan keselamatan untuk menjadi penyedia layanan transportasi," ungkap Sandiaga.


Pagi tadi, bus TransJakarta B-7053-IS terguling setelah sopir tidak bisa mengendalikan kemudi karena ada mobil yang memotong busway. Sopir bus TransJ masih dimintai keterangan di Polda Metro Jaya.

"Sopir masih di Polda, lagi diambil keterangan," kata Direktur Operasional TransJakarta Daud Joseph di RS UKI Cawang.
(rna/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed