DetikNews
Kamis 05 April 2018, 13:51 WIB

Tol Semarang-Batang Bisa Dilalui Fungsional Saat Mudik

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Tol Semarang-Batang Bisa Dilalui Fungsional Saat Mudik Pengecekan Jalur Mudik di wilayah Jawa Tengah Foto: Marlinda/detikcom
Batang - Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa hari ini melanjutkan pengecekan jalur mudik 2018 di wilayah Jawa Tengah. Pengecekan kali ini dilakukan di Jalan Tol Semarang-Batang.

Pantauan detikcom, di Jalan tol yang terbagi dalam lima seksi ini memang masih belum selesai pengerjaannya. Terutama di seksi 4 yang masih zona merah.

Zona merah merupakan zona dimana jalanan masih berupa tanah padat atau timbunan. Ada lima zona merah, yakni zona 1 di over pass (OP) Rejosari dan under bridge (UB) Kali Aji, zona 2 di OP Sumur, zona 3 UB Kali Tapen 1 dan under pass (UP) Magelung, zona 4 UB Texmaco dan OP Nolokerto 2 dan zona 5 OP SS Kaliwungu.


Kondisi jalan Tol Semarang Batang Kondisi jalan Tol Semarang Batang Foto: Marlinda/detikcom

Selain itu, salah satu kendala adalah pengerjaan jembatan Kali Kuto di Gringsing, Kabupaten Batang yang masih belum selesai. Tak hanya itu, ada juga kendala tempat ibadah di Rowobranten, Galah, Cepokomulyo dan Margomulyo yang belum dibebaskan.

Kendati zona merah masih sepanjang 13,5 km, Royke mengaku optimistis Jalan Tol Semarang-Batang dapat dilalui saat mudik Lebaran. Jalan tol dengan panjang 74,2 km itu akan dibuka secara fungsional.

Jembatan Kali Kuto masih dalam pengerjaanJembatan Kali Kuto masih dalam pengerjaan Foto: Marlinda/detikcom

"Optimis ini bisa dilalui secara fungsional saat mudik Lebaran," ujar Royke saat melakukan pengecekan jalur mudik 2018, di Kali Kuto, Kabupaten Batang, Kamis (5/4/2018)

Royke mengatakan saat ini pengerjaan jalan tol yang progresnya sudah mencapai 64 persen ini tengah dikebut. Terutama di beberapa titik seperti di Manyaran hingga Kali Kuto.

Kondisi pengerjaan jalan Tol Semarang Batang Foto: Marlinda/detikcomKondisi pengerjaan jalan Tol Semarang Batang Foto: Marlinda/detikcom Foto: Marlinda/detikcom

"Tapi ini semua on progress. Kebut terus siang malam, terus dikerjakan. Sehingga target H-10 Lebaran, berarti awal-awal Juni apa tanggal 5 (Juni) ini semua udah fungsional. Karena Batang-Semarang ini terlambat, tahun lalu belum ada apa-apanya," paparnya.


Royke memperkirakan dengan dibukanya jalan tol ini dapat memecah kemacetan di Pantura. Rencananya, jalan tol ini akan dibuka satu jalur dengan dua lajur dua arah.

"(Kalaupun ada kemacetan) kemacetannya di dalam tol, tapi kita ada pintu-pintu cadangan untuk exit. Ada Gringsing, Weleri, Kendal, dan ada Kaliwungu. Ini exit-exit cadangan kalau terjadi kepadatan krusial di dalam tol," kata Royke.

Sebelumnya, Royke juga telah melakukan pengecekan di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) dan ruas Tol Ngawi-Kertosono. Dia menyebut dua ruas jalan Tol Trans Jawa tersebut akan difungsionalkan saat H-10 Lebaran.
(hri/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed