detikNews
Selasa 27 Maret 2018, 18:02 WIB

Bareskrim Buru Penyebar Video Syahroni Buktikan Telur Palsu

Denita Br Matondang - detikNews
Bareskrim Buru Penyebar Video Syahroni Buktikan Telur Palsu Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin mengatakan pihaknya tengah mencari penyebar video telur palsu. (Denita Br Matondang/detikcom)
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Bareskrim Polri tengah mengusut penyebar video aksi Syahroni (49) saat demonstrasi membuktikan telur palsu di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat. Sebagian warga di kawasan Pasar Johar Baru sempat percaya soal itu.

"Beliau (Syahroni) menjelaskan secara detail bahwa seolah-olah telur tersebut palsu. Dan ibu-ibu yang ada di sini akhirnya terkaget-kaget. Kemudian mereka percaya bahwa telur itu palsu dan siapa penyebar video itu, itu yang sedang kami selidiki," kata Kasubdit II Dittipid Siber Bareskrim Polri Kombes Asep Safrudin di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018).


Asep mengatakan juga tengah mengusut oknum lain yang menyebarkan isu telur palsu ini. Ia pun menegaskan sedang mengawasi beberapa lokasi pasar untuk mengejar oknum itu.

"Di Jakarta ini pertama kali ada isu telur palsu. Kami sedang menyelidiki (pelaku penyebar isu) karena terkait beberapa lokasi kami sudah duga dan lakukan penyidikan penyebar ini," ucap Asep.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengaku kepolisian masih menangani isu itu dengan persuasif. Caranya, memberi tahu bahwa tidak ada temuan telur palsu. Ia juga menegaskan oknum yang terlibat dalam penyebaran isu itu akan dijerat hukum.


"(Isu telur palsu) tertangani ya. Dalam artian, kami meng-counter. Itu adalah tugas kita bersama. Tapi menangani secara hukum, dia harus diproses hukum, itu masih persuasif. Kalau ini masih jadi trending topic terus, kami cari influencer-nya siapa nih. Kalau influencer-nya jelas, kita akan profiling siapa yang main di sini (isu telur palsu)," lanjut dia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menegaskan soal kabar peredaran telur palsu di Jakarta. Plh Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas KPKP DKI Sri Hartanti menjelaskan kabar peredaran telur palsu di Jakarta berawal dari aduan masyarakat pada 14 Maret 2018. Warga tersebut mengaku mendapat telur diduga palsu itu di Pasar Jaya Johar Baru.


"Kita ambil sampelnya dan tidak ada (telur palsu) kita lakukan uji dan asli. Mungkin secara fisik mirip tapi itu identik DNA ayam tidak ada dari plastik. Kita sudah lakukan itu positif DNA ayam," jelas Sri di Pasar Induk Kramat Jati, Selasa (20/3).

"Tidak ada peredaran telur ayam palsu di Jakarta, tidak ada," sambungnya.
(jbr/jbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com