DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 15:11 WIB

Penyebar Hoax Telur Palsu Terancam Dipenjara

Audrey Santoso - detikNews
Penyebar Hoax Telur Palsu Terancam Dipenjara Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (Zhacky/detikcom)
Jakarta - Polri mengancam pelaku penyebab hoax telur palsu di berbagai daerah dengan pidana. Polisi berjanji, jika dalam 1 minggu ini masih ada yang menyebarkan hoax telur palsu, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

"Kalau kami terlalu represif, 'Wah negara ini negara represif.' Kami berikan jangka waktu. Ini kita pantau terus, cyber patrol di multimedia akan memantau. Kalau seminggu masih beredar terus, harus ada tindakan hukum. Artinya, ada yang sengaja meng-upload, mengedarkan. Ada kesengajaan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto.



Jenderal bintang dua yang juga menjabat Kasatgas Pangan ini menyampaikan hal tersebut di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018).

Setyo mengaku kepolisian masih menangani isu itu dengan persuasif. Caranya, memberi tahu bahwa tidak ada temuan telur palsu.

"(Isu telur palsu) tertangani ya. Dalam artian, kami meng-counter. Itu adalah tugas kita bersama. Tapi menangani secara hukum, dia harus diproses hukum, itu masih persuasif," jelas Setyo.



"Kalau ini masih jadi trending topic terus, kami cari influencer-nya siapa nih. Kalau influencer-nya jelas, kita akan profiling siapa yang main di sini (isu telur palsu)," lanjut dia.

Setyo tak menutup kemungkinan adanya aktor intelektual yang mengatur isu tersebut. Dia mengatakan Polri memiliki peralatan untuk mendeteksi sosok penyebat isu telur palsu.

"Bisa jadi (ada aktor intelektual). Dia munculkan di Aceh, di Sumbawa, Jakarta, dia munculkan lagi di tempat lain. Ini ada yang men-setting tidak sih? Kita kan punya alat semua," tegas dia.
(aud/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed