DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 00:55 WIB

Kisah Dwi, TKI di Manila yang Punya Nasib Serupa Mary Jane

Rina Atriana - detikNews
Kisah Dwi, TKI di Manila yang Punya Nasib Serupa Mary Jane Kisah Mary Jane mengingatkan pada kisah TKW Indonesia yang dihukum seumur hidup di Manila, Dwi Wulandari. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - WN Filipina Mary Jane divonis mati oleh penegak hukum Indonesia karena kedapatan membawa 2,6 kilogram heroin begitu tiba di Bandara Yogyakarta pada 2010. Ada yang menyebut Mary Jane hanya korban perdagangan orang.

Menurut Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah, kisah Mary Jane mengingatkan pada kisah TKW Indonesia yang dihukum seumur hidup di Manila, Dwi Wulandari. Dwi tertangkap pada 2012 karena kedapatan membawa 6 kg kokain.

"Ingat kasus Marry Jane? Iya, sama kayak Dwi," kata Anis.


Melalui posting-an di Facebook-nya yang dilihat detikcom, Selasa (20/3/2018), Anis menceritakan kunjungannya ke lapas tempat Dwi dihukum di Manila, Filipina. Ia mengunjungi Dwi bersama keluarga Dwi.

"2012 lalu, Dwi direkrut tetangganya bernama Erna untuk dipekerjakan ke Malaysia. Dwi dibelikan tiket pesawat ke Malaysia lewat Surabaya. Baru dua hari di Malaysia, Dwi dibelikan tiket untuk ke India, katanya untuk membantu majikannya yang bisnis sari," tulis Anis di akun Facebook-nya. detikcom telah meminta izin mengutipnya untuk artikel ini.


Tak berhenti di India, Dwi malah diminta berkeliling ke beberapa negara hingga ke Peru, dari Peru dia diminta ke Manila. Di Manila inilah Dwi ditangkap setelah diketahui ada seseorang tak dikenal yang menitipkan barang saat di Peru.

Saat ini Dwi tengah mengajukan upaya banding. Diperkirakan proses ini memakan waktu 1-2 tahun.


Selama Dwi di penjara, dua anaknya di Bojonegoro, Jawa Timur, diasuh oleh ibunda Dwi. Ibu Dwi sehari-hari berjualan sayur, tapi tetap berusaha memenuhi semua kebutuhan mereka.

"Selain mengunjungi Dwi di penjara, kami juga berkesempatan bertemu dengan pengacara yang selama ini mendampingi Dwi dan pengacara baru yang akan membantu dalam proses banding. Pengacaranya optimistis bahwa dalam banding bisa dibebaskan karena posisi Dwi sebagai korban sebagaimana Marry Jane," tutur Anis.
(rna/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed