DetikNews
Rabu 14 Maret 2018, 23:16 WIB

Gerindra: Syarat Pencapresan Prabowo Sudah Aman

Mukhlis Dinillah - detikNews
Gerindra: Syarat Pencapresan Prabowo Sudah Aman Prabowo Subianto (Rengga Sancaya/detikcom)
Bandung - Partai Gerindra sudah mendeklarasikan sang Ketua Umum, Prabowo Subianto, sebagai capres 2019. Partai berlambang kepala garuda itu mengaku sudah mengamankan persyaratan untuk pencalonan Prabowo.

"Gerindra sekarang 73 kursi, berarti kurang 39 kursi. Kami ingin sampaikan kalau koalisi sudah selesai, sehingga dari sisi syarat keterpenuhan dukungan, yakni 112 kursi, tidak ada masalah," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani setelah menghadiri deklarasi Prabowo sebagai capres 2019 di Hotel Preanger, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Rabu (14/3/2018).

Namun Muzani enggan membeberkan kursi tambahan itu berasal dari partai mana. Dia kembali menegaskan koalisi pengusung Prabowo sudah memenuhi syarat pencalonan.

"Pokoknya sudah ada partai koalisi pendukung Prabowo. Cukup 112 kursi saja. Nanti partai (koalisi) segera mengumumkan," ungkap dia.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat, Prabowo akan segera mengambil sikap terkait gelombang dukungan yang ada saat ini. Sebab, sambung dia, Prabowo tengah mempertimbangkan dan mempelajari problem bangsa.

"Pak Prabowo harus menata betul apakah tentang problem bangsa, ini bagian keseluruhan proses panjang memimpin bangsa," kata Muzani.



Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pernah menyatakan Gerindra berpotensi berkoalisi dengan PKS untuk mengusung Prabowo sebagai capres. "Jadi kan syaratnya 20 persen dukungan kursi dan 25 persen suara. Gerindra dengan PKS cukup (capreskan Prabowo)," kata Fadli Zon saat berbincang dengan detikcom, Minggu (23/7/2017).

Fraksi Gerindra di DPR punya 73 kursi dan PKS punya 40 kursi. Bila dijumlah, ada 113 kursi. Ambang batas pencapresan adalah 20 persen kursi parlemen alias 112 kursi DPR saat ini.

Selanjutnya, pada 8 Maret 2018, Fadli Zon kembali menyatakan koalisi dengan PKS bakal terwujud. Namun Gerindra masih berharap ada partai lain yang bergabung.

"Ya, dengan PKS kita sudah firm (koalisi), tapi kita berharap lebih banyak lagi dukungan dari partai lain supaya lebih kuat untuk menghadapi pilpres dan pileg," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2018).
(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed