DetikNews
Minggu 11 Maret 2018, 20:37 WIB

AHY Ingin Pajak Dilonggarkan, Tapi Gaji Pegawai Dinaikkan

Tsarina Maharani - detikNews
AHY Ingin Pajak Dilonggarkan, Tapi Gaji Pegawai Dinaikkan AHY. (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Bogor - Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpendapat diperlukannya pengurangan dan pelonggaran pajak. Hal ini dilakukan dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi yang melambat.

"Pertama, dilakukan pengurangan dan pelonggaran pajak. Dalam keadaan pertumbuhan ekonomi yang melambat, dan sektor riil yang belum sepenuhnya pulih, Partai Demokrat berpendapat bahwa diperlukan pengurangan dan pelonggaran pajak, bukan sebaliknya 'penggenjotan pajak'," ujar AHY dalam pidato politiknya di SICC, Sentul, Bogor, Jabar, Minggu (11/3/2018).


Startegi kedua adalah pembangunan infrastruktur. AHY meminta pemerintah harus menyasar pembangunan untuk skala kecil dan menengah.

"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintahan sekarang ini harus terus dilanjutkan. Bukan hanya pada sektor pekerjaan umum dan perhubungan, tetapi mencakup semua sektor. Bukan hanya yang berskala besar, tetapi juga yang berskala menengah dan kecil," paparnya.

Strategi ketiga adalah mengembangkan UMKM dan kewirausahaan. Menurut AHY, entrepreneurship dan technopreneurship perlu dikembangkan.


"Gerakan ini akan membuka lapangan pekerjaan yang luas, dan akhirnya, juga akan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. Kita tahu, era 'ekonomi baru' ditandai dengan berkembangnya teknologi digital dan banyaknya jenis pekerjaan lama yang digantikan dengan pekerjaan baru," urainya.

AHY juga mengusulkan gaji pegawai hingga buruh dinaikkan. Hal ini berkaitan dengan kelonggaran pajak yang diusulkannya.

"Strategi keempat, menaikkan gaji pegawai, upah buruh, dan pendapatan masyarakat secara umum. Dalam kurun waktu 5 tahun pasca Pemilu 2019, gaji pegawai, termasuk gaji PNS (ASN), guru, anggota TNI dan Polri, serta upah buruh harus dinaikkan sehingga mereka memiliki daya beli yang lebih tinggi," bebernya.
(dkp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed