DetikNews
Selasa 06 Maret 2018, 16:38 WIB

Tjahjo: Suasana Pilkada Seolah Dibuat Seram, Polri Harus Deteksi Dini

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Tjahjo: Suasana Pilkada Seolah Dibuat Seram, Polri Harus Deteksi Dini Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menatakan, suasana jelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019 dibuat seolah-olah seram dan genting. Dia pun meminta Polri melakukan deteksi dini daerah rawan konflik.

"Seolah-olah dibuat seram, dibuat genting. Pemerintah menyerahkan sepenuhnya ke Kapolri untuk melakukan deteksi dini dan mengevaluasi area rawan. Semua rawan tapi ada identifikasi," kata Tjahjo di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Selasa (6/3/2018).

Tjahjo mengingatkan, pilkada haruslah dilaksanakan dengan suasana aman dan gembira. Pilkada pada intinya mencari pemimpin yang amanah, yang mampu membawa kesejahteraan bagi warga.


Tjahjo mengakui, pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 beraroma Pilpres 2019. Menurutnya ini wajar saja karena ada 171 daerah yang melaksanakan pilkada. Para pemilih di pilkada ini merupakan gambaran untuk Pilpres 2019 nanti.

Tjahjo mengingatkan, kontestan yang berlaga di pilkada harus fokus pada konsep. Politik terkait SARA dan ujaran kebencian harus dijauhi.


Komisioner KPU Hasyim Asyari juga menyebutkan Pilkada Serentak 2018 adalah gambaran dari Pilpres 2019.

"Pilkada 2018 adalah cara bagaimana para parpol untuk mengukur diri," sebutnya.
(fiq/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed