DetikNews
Senin 05 Maret 2018, 12:15 WIB

Polri: Isu Penyerangan Ulama Bermotif Politik

Audrey Santoso - detikNews
Polri: Isu Penyerangan Ulama Bermotif Politik Rilis Viral Penyerangan Ulama di Mabes Polri (Foto: Audrey/detikcom)
Jakarta - Polri telah menangkap sejumlah kelompok Muslim Cyber Army (MCA), kelompok penyebar hoax alias berita bohong tentang penyerangan ulama. Dari hasil penyelidikan diketahui hoax itu disebar dengan motif politik.

"Dari hasil pendalaman ini dilakukan dengan kelompok eks Saracen dan MCA, motifnya politik," kata Kasatgas Nusantara yang sehari-hari menjabat sebagai Staf Ahli Kapolri bidang Sosial dan Ekonomi, Irjen Gatot Eddy Pramono, di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/3/2018).


Gatot mengatakan dengan menyebar isu penyerangan ulama, para kelompok penyebar hoax ini bermaksud untuk memecah belah masyarakat. Sehingga muncul keresahan di masyarakat yang berdampak pada pemerintahan.

"Karena nanti akan muncul keresahan dan rasa ketakutan dan ini akan bisa memecah belah bangsa, yang nantinya akan timbul konflik sosial. Dan kalau tidak bisa diatasi akan muncul anggapan pemerintah tidak bisa mengatasi," katanya.


Polri telah mengidentifikasi kelompok MCA ini berafiliasi dengan Saracen, kelompok penyebar hoax yang sebelumnya telah ditangkap. Dari hasil penyelidikan diketahui isu kebangkitan PKI dan penyerangan ulama diviralkan selama bulan Februari 2018.

[Gambas:Video 20detik]


(ams/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed