DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 17:24 WIB

Tersangka 1,6 Ton Sabu Ngamuk di Depan Kapolri dan Sri Mulyani

Audrey Santoso - detikNews
Tersangka 1,6 Ton Sabu Ngamuk di Depan Kapolri dan Sri Mulyani Suasana rilis pengungkapan 1,6 ton sabu. (Audrey Santoso/detikcom)
Batam - Tan Mai (69) mengamuk di depan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Salah satu tersangka penyelundup 1,6 ton sabu itu berteriak seperti sedang marah-marah saat dipersilakan Tito berbicara.

Awalnya Tito meminta seorang penerjemah, Herlina, bertanya kepada seorang lagi tersangka bernama Tan Yi (33) soal asal-usul dan bagaimana mereka bisa terlibat kejahatan ini.

[Gambas:Video 20detik]


"Coba tanya dia berasal dari mana?" ucap Tito kepada Herlina di Pelabuhan Sekupang, Batam, Kepri, Jumat (23/2/2018).

Tan Yi pun menjawab dan diterjemahkan Herlina, "Asalnya dari China. Desa San Pien," kata Herlina.

Suasana rilis pengungkapan 1,6 Ton SabuSuasana rilis pengungkapan 1,6 ton sabu. (Audrey Santoso/detikcom)

Lalu Tan Mai tiba-tiba menawarkan diri berbicara sambil berdiri di hadapan para pejabat dan wartawan. Tito pun mengizinkan Tan Mai bicara tapi tetap menyuruhnya duduk. Mulailah Tan Mai berbicara dengan nada tinggi dan mata melotot.


"Dia menyampaikan keseluruhan instansi ini bantulah dia mencari, yaitu si pelakunya, si Lao. Lao itu siapa? Yang menyuruh dia. Mereka kan nelayan, empat orang ini. Lao ini di China. Jadi dia meminta untuk bisa mencari Lao supaya bisa diungkap kebenarannya," ujar Herlina.

Tan Mai kemudian berhenti berteriak setelah beberapa penyidik dengan tegas meminta dia berhenti bicara.
(aud/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed