DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 17:44 WIB

Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanik 5 Km, 4 Kecamatan Terdampak

Jefris Santama - detikNews
Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanik 5 Km, 4 Kecamatan Terdampak Suasana pascaerupsi Gunung Sinabung. (Istimewa/detikcom)
Medan - Empat kecamatan di Kabupaten Karo, Sumut, terkena dampak erupsi Gunung Sinabung, yang menyemburkan abu vulkanik sejauh 5 kilometer. Suasana juga sempat gelap setelah erupsi yang cukup besar tersebut.

"Wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Sinabung yaitu Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Payung, dan Kecamatan Tiganderket," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanail Perangin-angin dalam keterangannya, Senin (19/2/2018).


Selain hujan abu, kata dia, hujan batu dari erupsi tersebut terjadi. Wilayah yang mengalami hal itu adalah Desa Kuta Rakyat di Kecamatan Naman Teran.

"Hujan batunya sebesar buah kemiri. Namun tidak mengakibatkan kerusakan yang fatal pada rumah warga," ujar Natanail.

Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanik 5 Km, 4 Kecamatan TerdampakFoto: Suasana pascaerupsi Gunung Sinabung. (Istimewa/detikcom)

Menurutnya, ketebalan abu dari erupsi ini mencapai 5 sentimeter. Sedangkan jarak pandang juga terbatas, sekitar 2 meter. Terkait hal ini, petugas gabungan beserta relawan melakukan patroli ke desa-desa untuk memastikan tidak ada korban.

"Sudah dilakukan patroli, namun tidak ada ditemukan masyarakat yang berladang dan setelah dilakukan koordinasi lagi hingga saat ini belum ada warga yang melaporkan kehilangan keluarganya," sebut Natanail.

Gunung Sinabung Semburkan Abu Vulkanik 5 Km, 4 Kecamatan TerdampakFoto: Suasana pascaerupsi Gunung Sinabung. (Istimewa/detikcom)

Lebih lanjut, kata dia, aktivitas sebagian masyarakat terhenti. Sebab, hujan abu cukup tebal. Pembersihan jalan yang terpapar abu tengah dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

"Pemberian masker sudah dilakukan di sejumlah titik dan jalur transportasi. Kita imbau masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati terkait erupsi Gunung Sinabung yang akan terjadi sewaktu-waktu. Saat ini situasi di lapangan sudah bisa dilalui dan sedang dalam pembersihan," tukas Natanail.
(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed