DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 16:42 WIB

Ombudsman: Di BAP, Jawaban Novel soal Kronologi Teror Cuma 6 Baris

Mei Amelia R - detikNews
Ombudsman: Di BAP, Jawaban Novel soal Kronologi Teror Cuma 6 Baris Adrianus Meliala (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
FOKUS BERITA: #NovelKembali
Jakarta - Ombudsman menyebut berita acara pemeriksaan (BAP) Novel Baswedan terkait kasus teror penyiraman air keras hanya beberapa lembar. Isi BAP itu juga disebut sumir atau ringkas saja.

"(Pertanyaan penyidik di BAP) misalnya, 'bapak apakah sehat?' Dibilang sehat, ya mana mungkin sehat sih. 'Bisa tidak jelaskan tentang kronologi?', (jawaban Novel) cuma 6 baris. 'Siapakah yang ditemui terakhir?', jadi (keterangan Novel) sumir-sumir," ujar komisioner Ombudsman Adrianus Meliala kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/2/018).

"Asumsi saya sumir karena mana ada BAP korban 2 lembar untuk kasus seserius itu. Maka singkatnya Polri merasa perlu untuk memformalkan agar keterangan Novel bisa dipakai untuk dasar penangkapan," imbuh Adrianus.


Menurut Adrianus, dalam suatu BAP biasanya polisi mengejar keterangan korban atau saksi dalam pemeriksaan tersebut. Namun, dalam BAP Novel ini, polisi terlihat tidak mengejar pernyataan Novel dikarenakan beberapa hal.

"Biasanya Polri kan ngejar. Polisi juga nggak enak kan ngejarnya, (karena) pasti kan ada dokter di situ," sebut Adrianus.

Sebelumnya, Adrianus menyampaikan ketebalan BAP Novel itu hanya beberapa lembar. Hal itu disebut Adrianus menunjukkan tidak maksimalnya pemeriksaan Novel oleh polisi.

"(BAP) dua sampai tiga lembar, tipis sekali. Maka bukan suatu BAP yang mendalam begitu, maka kemudian hendak diperkaya dengan BAP baru," ujar Adrianus.
(mei/dhn)
FOKUS BERITA: #NovelKembali
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed