detikNews
Rabu 07 Februari 2018, 12:11 WIB

Gunakan Tenaga Dalam, Kopassus Juga Pernah Temukan Timbunan Emas

Elza Astari Retaduari - detikNews
Gunakan Tenaga Dalam, Kopassus Juga Pernah Temukan Timbunan Emas Praka Pujiono sedang menggunakan tenaga dalam untuk mencari korban longsor/Foto: Istimewa
Jakarta - Pihak Kopassus menyatakan mereka menggunakan tenaga dalam untuk mencari dan menemukan tiga korban yang tertimbun longsor di Bogor. Ternyata tenaga dalam itu tak hanya bisa dipakai untuk mencari manusia, namun juga benda lain.

"Ini kami kesekian kali. Bukan hanya manusia, tapi logam juga bisa juga," kata Danyon 14 Grup I Kopassus Mayor Wahyu saat dihubungi, Rabu (7/2/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Prinsip tenaga dalam itu, kata Wahyu, adalah dengan mengenali suatu benda yang berbeda dengan lingkungan di sekitarnya. Berbeda dalam artian, benda itu tak biasanya berada di tempat itu.

"Benda asing, yang tidak sama dengan lingkungannya," kata Wahyu.

Di Kopassus, tak hanya Wahyu yang memiliki tenaga dalam. Para anggota lainnya juga memiliki jenis tenaga serupa. Wahyu mengatakan tenaga dalam itu pernah digunakan dalam mencari korban Sukhoi Superjet 100 dan longsor di Banjarnegara.

"Ada timbunan emas, berlian, yang tertimbun di dalam tanah, ada beberapa dokumen, kita kembalikan ke masyarakat. Dikembalikan ke keluarga," ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan tenaga dalam yang dia gunakan memanfaatkan gelombang elektromagnetik yang berada di alam.

"Memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk menghantar energi, untuk mencari obyek yang dimaksud. Nanti akan mengerucut ke lokasi, bisa di lembah, hutan. Nanti akan dikenali benda-benda yang berbeda dari lingkungannya," ujar Wahyu.
(fjp/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com