DetikNews
Jumat 02 Februari 2018, 20:53 WIB

Jurnalis Asing Sebut Anak Gizi Buruk Papua Diberi Mi, Ini Kata Kapendam

Wilpret Siagian - detikNews
Jurnalis Asing Sebut Anak Gizi Buruk Papua Diberi Mi, Ini Kata Kapendam Foto: Screenshot Twitter Rebecca
Jakarta - Jurnalis asing, Rebecca Alice Henschke di Twitter menulis bantuan untuk anak-anak gizi buruk di Papua berupa mi instan dan biskuit. Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol (Inf) M Aidi memberi penjelasan terkait hal itu.

Di Twitter, Rebecca menulis,"This is the aid coming in for severely malnourished children in Papua - instant noodles, super sweet soft drinks and biscuits (Ini adalah bantuan untuk anak-anak gizi buruk di Papua. Mi instan, minuman ringan dan biskuit)."




Rebecca juga mengunggah foto makanan tersebut yang dibawa melalui speed boat. Terkait itu, Aidi mengatakan foto yang dimaksud Rebecca itu bukan sumbangan untuk anak-anak yang mengalami gizi buruk.

"Cuitannya itu tidak sesuai dengan kenyataan. Yang difotonya di dermaga speed itu bukan sumbangan. Itu barang barang dagangan dari pedagang yang kebetulan ada di situ, " M Aidi kepada wartawan, Jumat (2/2/2018)

"Dia juga menulis bahwa anak-anak yang mengalami gizi buruk hanya diberikan coklat biskuit," lanjutnya.

Tak cuma soal gizi buruk, Aidi mengatakan Rebecca pernah mengunggah foto dua prajurit yang sedang memegang anak burung. Rebecca menulis mengapa burung itu sudah ditangkap. Padahal kenyataannya bukan seperti itu.


"Namun entah bagaimana foto itu disandingkan dengan foto burung Nuri yang ada di dalam boks. Prajurit itu sedang melihat lihat burung yang ditawarkan. Kok Rebecca bisa menulis dan meng-upload foto seperti itu. Ini adalah pencemaran nama baik, seseorang difoto secara diam-diam kemudian disebar ke media dengan informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan," jelas Aidi.

Akibat cuitannya itu, Rebecca dimintai keterangan oleh Polres Asmat. Ia juga dibawa ke Timika untuk diperiksa oleh pihak Imigrasi.

"Untuk kasus ini, kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak ke kepolisian," kata Aidi.

Sementara itu, Kepala Staf Presiden Jenderal (purn) Moeldoko juga telah menerima laporan hal itu. Ia mengatakan, barang-barang tersebut bukanlah untuk diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan perbaikan gizi.

"Ada barang-barang yang mau dikirim. Dia membuat persepsi sendiri padahal barang dagangan orang. Jangan langsung meninterpretasi gambar. Itu kan pelabuhan umum. Nggak ngerti barang bawaan mau dibawa ke mana. Begitu mendarat, (Rebecca) dibawa ke imigrasi untuk ditanya," ujar Moeldoko kepada detikcom.
(nkn/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed