DetikNews
Selasa 30 Januari 2018, 18:14 WIB

Rakor Angkutan Lebaran, Mendagri Ingin Pemda Siapkan Posko Mudik

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Rakor Angkutan Lebaran, Mendagri Ingin Pemda Siapkan Posko Mudik Mendagri Tjahjo Kumolo (Parastiti Kharisma/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sudah mempersiapkan radiogram terkait persiapan mudik Lebaran. Tjahjo meminta Pemda sigap dalam pelayanan mudik.

"Yang penting kami sudah mempersiapkan radiogram dan ditunjukkan kepada semua daerah dari Sumatera sampai NTB, dan beberapa di Kalimantan dan Sulawesi. Berangkat dari evaluasi 2016-2017 dan mudah-mudahan tahun ini semakin tertib," kata Tjahjo Kumolo dalam rakor perdana persiapan angkutan Lebaran 2018 di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (30/1/2018).

"Hanya permasalahannya untuk Lebaran tahun ini bersamaan, berdempetan dengan aktivitas politik. Tahun politik, ada pelaksanaan pilkada serentak di 171 daerah. Kita harus menyukseskan program ini," imbuhnya.

Soal persiapan Lebaran, Tjahjo meminta puskesmas dan RSUD benar-benar beroperasi 24 jam dengan sarana-prasarana serta tenaga medis yang cukup. Dia juga meminta ada posko Lebaran di setiap kecamatan, bahkan kelurahan/desa.

 Rakor persiapan angkutan lebaran di kantor Kemenhub, Selasa (30/1/2018) Rakor persiapan angkutan lebaran di kantor Kemenhub, Selasa (30/1/2018) Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom


Soal kesiapan jalur, disebutnya, memang masih ada beberapa kendala. Seperti jalur sempit melewati Semarang-Grobogan, Grobogan-Blora, Blora-Bojonegoro-Cepu, dan seterusnya.

"Itu sempit, tapi lumayan bagus jalannya. Cuma ada beberapa yang tanahnya, ya jangan sampai dilewati angkutan berat. Pantai utara sudah cukup bagus, tapi rawan kecelakaan, khususnya yang Jateng ke Jatim," terang Tjahjo.

Kemendagri sudah meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran ekstra untuk mengantisipasi keperluan masyarakat terkait mudik Lebaran, misalnya menyediakan makanan dan minuman di posko. Selain itu, harus ada koordinasi lanjutan untuk menindaklanjuti progres dari masing-masing instansi dan kementerian/lembaga.

"Jadi Pemda sudah mulai bulan depan, mereka mempersiapkan, yang penting koordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait. Saya juga mengusulkan forum ini diadakan sebulan sekali. Misalnya Februari di Cirebon, Maret di Semarang, Mei di Surabaya, lalu Bandar Lampung, sampai area yang sangat-sangat padat," tuturnya.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi sempat menyampaikan soal pembatasan lalu lintas mobil pengangkut barang. Mengenai hal ini, Tjahjo mengimbau agar kepentingan pedagang dan ketersediaan stok pangan utamanya, dari lalu lintas mobil pengangkut ini juga diperhatikan.

"Keluhan ini dari pengusaha-pengusaha angkutan barang. Kalau disetop H-berapa, sampai H+berapa, kalau terlalu lama mereka bisa rugi. Kemarin juga baru tahu bahwa Jakarta butuh 43 ribu ekor sapi. Belum buntutnya, belum jeroannya, 43 ribu. Dan itu 40 persen dari dalam negeri, lainnya dari Australia. Ini sudah mulai ditata dengan baik," paparnya.

Inflasi bahan pangan, menurut Tjahjo, wajar terjadi. Hanya, pemerintah akan mengupayakan ketersediaan bahan pangan itu cukup selama Lebaran.

"Kita minta Polda menempatkan Kepala Dinas Pasar untuk mengecek langsung kebutuhan sembako di daerahnya. Kuncinya koordinasi dan sinergi. Kuncinya pembagian peran dan fungsi masing-masing untuk memantapkan semuanya," ujar Tjahjo.
(nif/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed