DetikNews
Sabtu 20 Januari 2018, 15:57 WIB

Polisi Serahkan Bayi yang Dijual Ibu Kandung untuk Beli Sabu

Raja Adil Siregar - detikNews
Polisi Serahkan Bayi yang Dijual Ibu Kandung untuk Beli Sabu Polisi menyerahkan bayi yang dijual ibu kandungnya kepada pihak keluarga, Sabtu (20/1/2018) Foto: Raja Adil Siregar-detikcom
Palembang -

Suasana haru terjadi saat proses penyerahan bayi yang dijual ibu kandungnya ke pihak keluarga. Penyerahan bayi dilakukan Kanit PPA Polresta Palembang Ipda Henny Kristianingsih ke pihak keluarga.

"Pak, ini saya serahkan bayinya pada pihak keluarga dalam keadaan sehat. Saya harap bayi ini dapat diurus dengan baik oleh bapak selaku orang tuanya," kata Ipda Henny saat menyerahkan bayi tersebut, Sabtu (20/1/2018).

Bayi perempuan berusia 3 bulan ini diserahkan langsung kepada ayahnya, Junaidi (44) di rumahnya Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I kota Palembang. Junaidi langsung mencium putri kelimanya ini.

Pihak keluarga merasa bersyukur atas keberhasilan polisi menemukan bayi yang dijual tersebut. Keluarga juga berharap ibu kandung bayi segera dibebaskan.

Bayi yang dijual Rp 20 juta ini ditemukan di wilayah Serang, Banten. Saat ditemukan, kondisi bayi dirawat dengan baik oleh pembelinya.

"Bayi ini kita temukan di daerah Serang, Banten beberapa waktu lalu, kondisinya sehat dan anaknya memang ceria. Selama perjalanan pulang juga tidak ada nangis, tapi sekarang agak terlihat lelah mungkin karena perjalanan pakai pesawat saja," sambung Henny.

Dari hasil pemeriksaan sementara pada ibu kandung bayi, Fatima alias Yanti (41) polisi memastikan uang digunakan untuk foya-foya dan pesta narkoba. Hal ini berdasarkan bukti-bukti yang didapat polisi dari struk belanja dan saksi-saksi tempat Fatima menginap usai menjual putrinya.

"Kalau dari bukti-bukti struk belanja yang kita dapat dan keterangan saksi-saksi memang masuk akal uang Rp 20 juta itu habis selama 1 bulan. Kita juga menemukan bukti adanya uang yang digunakan untuk beli sabu dan pesta bersama teman-temannya dan saat dilakukan tes urine juga positif pemakai," katanya.




(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed