DetikNews
Rabu 15 Juni 2005, 16:05 WIB

Komnas Panggil Wiranto, Prabowo & Sjafrie untuk Ketiga Kali

- detikNews
Jakarta - Sejumlah jenderal yang sedianya diperiksa Tim Penyelidik Penghilangan Paksa bentukan Komnas HAM, tidak memenuhi panggilan. Tim ini pun melayangkan pemanggilan terhadap Jenderal (Purn) Wiranto, Letjen (Purn) Prabowo dan Mayjen Sjafrie Sjamsuddin untuk ketiga kalinya.Selain itu, tim ini juga memanggil Kolonel Khairawan yang kini menjadi Danrem Teuku Umar. Khairawan diketahui menjabat sebagai Ketua Tim Mawar Kopassus ketika para aktivis itu hilang pada 1997-1998 lalu. Tim Mawar sempat \\\'menangani\\\' para aktivis ini.Anggota tim, Samsuddin, menyebutkan Sjafrie dan Prabowo sudah memberitahu tidak bisa datang hari ini. Alasannya seperti surat yang dikirimkan Mabes TNI yang lalu, yang menginterpretasikan pasal 4 UU No 39\/1999 tentang HAM bersifat tidak retroaktif dan tidak bisa dituntut.\\\"Padahal kita belum menuntut. Kita hanya mencari fakta keterangan. Soal aspek legal, memang bisa diinterpretasikan,\\\" urainya.Samsuddin mengakui, memang UU No 39\/1999 tidak bersifat retroaktif, tapi UU No 26\/2000 tentang Pengadilan HAM retroaktif. \\\"Jadi kita pakai UU No 39\/1999,\\\" kata purnawirawan mayor jenderal ini.Menurutnya, yang penting saat ini adalah adanya fakta yaitu adanya orang hilang. \\\"Dari saksi-saksi yang kita undang, terindikasi kuat orang-orang hilang itu pernah ditahan di suatu tempat. Saya tidak sebut kesatuannya, tapi instansi militer,\\\" paparnya.\\\"Apa sebaiknya kita tidak kesampingkan dulu soal aspek legal? Apa harus didiamkan saja fakta ini? Ini kan persoalan bangsa, bukan soal TNI atau Komnas HAM. Kalau Komnas dan TNI itu kecil,\\\" kilahnya.Untuk itulah Samsuddin dkk akan memanggil kembali yang ketiga kalinya kepada Wiranto, Sjafrie, Prabowo, dan Khairawan. Namun Samsuddin tidak menyebutkan kapan mereka diperiksa.14 Aktivis 1997-1998 yang hilang adalah Yani Afri (sopir, PDIP), Sonny (sopir, PDIP), Deddy Hamdun (PPP), Noval Alkatiri (PPP), Ismail (sopir Deddy Hamdun), Wiji Thukul (penyair), Suyat (SMID), Herman Hendrawan (mahasiswa Unair), Petrus Bimo Anugerah (SMID), M Yusuf (guru), Ucok Munandar Siahaan (mahasiswa Perbanas), Yadin Muhidin (alumnus sekolah Pelayaran), Hendra Hambali (siswa SMU yang hilang di Glodok), dan Abdum Nasser (kontraktor).


(nrl/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed