DetikNews
Rabu 17 Januari 2018, 09:44 WIB

Sepak Terjang Moeldoko: Panglima, Masuk Hanura, Kini Jadi KSP

Andhika Prasetia - detikNews
Sepak Terjang Moeldoko: Panglima, Masuk Hanura, Kini Jadi KSP Mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Moeldoko (Agung Pambudhy/detikFoto)
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Hanura Jenderal (Purn) Moeldoko resmi menjabat Kepala Staf Presiden (KSP). Bagaimana sepak terjang Moeldoko sebelum dilantik menjadi KSP?

Pria kelahiran Kediri, 60 tahun silam, ini merupakan lulusan terbaik Akabri pada 1981. Berbagai jabatan strategis di TNI sudah pernah diemban Moeldoko.

Moeldoko pernah menjabat Pangdam XII/Tanjungpura (2010), Pangdam III/Siliwangi (2010), hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Puncak karier kemiliterannya adalah saat ia dilantik presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Panglima TNI pada 2013.


Moeldoko purnatugas sebagai Panglima TNI pada 2015. Posisinya diisi Gatot Nurmantyo.

Jokowi Reshuffle Kabinet Jilid IIIJokowi Reshuffle Kabinet Jilid III (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)

Pensiun dari TNI, Moeldoko masuk ke dunia politik praktis. Ia ditunjuk menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Hanura pada 2016.

Di luar urusan militer dan politik, Moeldoko dikenal dekat dengan Jokowi. Ia pernah menjadi perwakilan keluarga Jokowi di pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.

Namun saat itu, Moeldoko menampik diberi tugas tersebut karena ada muatan politik. Ia tak mau berandai-andai.


"Nggak usah berpikir terlalu jauh, ini tugas manusiawi. Saya sendiri juga nggak ngerti," ujar Moeldoko saat dihubungi, Kamis (9/11/2017).

Dua bulan berselang, Moeldoko semakin dekat dengan Jokowi. Ia masuk ring 1 kabinet Jokowi-JK menjadi KSP menggantikan Teten Masduki.
(dkp/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed