DetikNews
Minggu 17 Desember 2017, 00:07 WIB

SMKN 3 Tasikmalaya Rusak Akibat Diguncang Gempa

Tri Ispranoto - detikNews
SMKN 3 Tasikmalaya Rusak Akibat Diguncang Gempa Puing-puing atap SMKN 3 berserakan di halaman (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Tasikmalaya - Gempa berkekuatan 6,9 SR yang mengguncang Tasikmalaya tidak hanya mengakibatkan rumah warga rusak, tapi juga sekolah. Salah satunya SMKN 3 yang mengalami kerusakan lumayan parah.

SMKN 3 berada di Jalan Gobras, Kampung Sumurdago, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Sedikitnya lima ruangan rusak parah akibat gempa yang terjadi pada Jumat, 15 Desember kemarin.

Atap bangunan SMKN 3 jebolPlafon bangunan SMKN 3 jebol (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)

Kerusakan parah terjadi di Gedung DKV-Seni Rupa yang berada di tengah sekolah. Di tempat ini terdapat dua ruang kelas, dan satu ruang fotografi yang atapnya roboh. Atap yang dari baja ringan itu jatuh menimpa ruangan kelas.

Selain itu kerusakan parah juga terjadi di Gedung Kelas Otomotif yang berada di bagian belakang. Sama dengan Gedung DKV-Seni Rupa, gedung ini juga mengalami kerusakan akibat atapnya roboh, dan menimpa dua ruang kelas.

"Ada juga sebagian rusak ringan karena tertimpa atap yang rubuh seperti gedung perpustakaan yang sedang dibangun," ujar Satpam SMKN 3 Hikmat Rusadi saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (16/12/2017) malam.

Menurut Hikmat gempa yang terjadi kemarin sangat besar dan terasa seperti saat Tsunami Aceh 2004 lalu. Bahkan besarnya goyangan yang merubuhkan sebagian bangunan sekolah tempatnya bekerja itu sampai terdengar ke rumahnya.

"Rumah saya di belakang sekolah. Waktu kejadian saya sedang tidur terasa gempa terus dengar geruduk-geruduk gitu di sekolah. Saya pakai motor langsung ke sekolah dan lihat kelas sudah rusak," ucapnya.

Puing-puing dinding SMKN 3 runtuh akibat diguncang gempaPuing-puing dinding SMKN 3 runtuh akibat diguncang gempa (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Beruntung kelas yang rusak tersebut tidak akan digunakan oleh para murid, lantaran pada Jumat siang mereka baru saja menerima rapor tengah semester. Sehingga untuk beberapa waktu ke depan para murid akan libur sekolah.

Hingga malam puing-puing kelas yang rusak masih berserakan di lantai. Bahkan beberapa genting berserakan hingga ke samping menutupi jalan yang biasa digunakan para murid berjalan di areal sekolah.

"Rencananya puing-puing ini baru akan dibereskan Minggu pagi," tutup Hikmat.


(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed