DetikNews
Senin 11 Desember 2017, 23:57 WIB

Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan di Manhattan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan di Manhattan Suasana pascaledakan di Manhattan (Edward Tobin/Reuters)
Jakarta - Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada warga negara Indonesia jadi korban ledakan di Manhattan, New York, Amerika Serikat. Meski begitu, Kemlu mengimbau warga tetap waspada.

"KJRI New York terus ikuti perkembangan ledakan di terminal bus New York. Sampai saat ini tidak ada laporan mengenai WNI jadi korban," tulis Kemlu dalam akun Twitter-nya, Senin (11/12/2017).





Ledakan dilaporkan terjadi pada Senin (11/12) pagi, sekitar pukul 07.30 waktu setempat, saat jam-jam sibuk. Polisi melaporkan ledakan terjadi di sebuah terminal bus yang ada di antara 42nd Street dan 8th Avenue, Manhattan.

Akibat peristiwa tersebut, empat orang mengalami luka-luka. Pelaku peledakan, yang diketahui bernama Akayed Ullah (27), juga mengalami luka bakar di tangan dan bagian perutnya.

Komisaris Polisi James O'Neill mengatakan alat peledak itu tak sengaja meledak ketika masih terpasang di tubuh Ullah. Wali Kota New York Bill de Blasio menyatakan serangan tersebut sebagai upaya teror.

"Ini adalah upaya terorisme. Saya bersyukur, pelaku tidak mencapai tujuannya. Penerima laporan kami cepat tanggap dan sepengetahuan kami jumlah korban luka-luka masih kecil," kata Blasio seperti dikutip dalam akun Twitter-nya @NYCMayor, Senin (11/12/2017).

Dia mengimbau warga melapor jika menemukan atau melihat hal-hal yang mencurigakan. Blasio juga memastikan pengamanan di kawasan New York akan ditingkatkan.
(ams/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed