DetikNews
Minggu 10 Desember 2017, 21:05 WIB

Mengintip Gaya 'Don Juan' Jember Penipu Wanita di Medsos

Mei Amelia R - detikNews
Mengintip Gaya Don Juan Jember Penipu Wanita di Medsos Foto: Dengan penampilannya yang seolah pria berduit, 'Don Juan' asal Jember, Jawa Timur ini berhasil memperdaya para korbannya. (Mei Amelia R-detikcom)
Jakarta - Nathan (35) diciduk Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena menipu sejumlah wanita. Dengan penampilannya yang seolah pria berduit, 'Don Juan' asal Jember, Jawa Timur ini berhasil memperdaya para korbannya.

Seperti dilihat detikcom, Nathan berpose di depan sebuah mobil Mercy G-Class warna hitam. Padahal, mobil itu bukan miliknya.

"Bukan punya saya, saya cuma numpang foto-foto saja di depan mobil biar kelihatan keren," kata Nathan kepada polisi, Minggu (10/12/2017).
Mengintip Gaya 'Don Juan' Jember Penipu Wanita di MedsosFoto: Dengan penampilannya yang seolah pria berduit, 'Don Juan' asal Jember, Jawa Timur ini berhasil memperdaya para korbannya. (Mei Amelia R-detikcom)
Dengan berkaca mata hitam, Nathan juga berfoto-foto di sebuah pantai. "Itu ya foto biasa saja, bukan mau nge-modusin," imbuh Nathan.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus mengatakan, tersangka menipu sejumlah wanita dengan modus mengajak pacaran hingga menjanjikan menikahi korban. Dalam aksinya itu, tersangka mengaku sebagai pegawai di Pertamina.

"Dia mengaku sebagai pegawai di bagian IT di Pertamina. Terkadang, tersangka memakai wear pack untuk meyakinkan korban bahwa dirinya bekerja di Pertamina," kata Agus.
Mengintip Gaya 'Don Juan' Jember Penipu Wanita di MedsosFoto: Dengan penampilannya yang seolah pria berduit, 'Don Juan' asal Jember, Jawa Timur ini berhasil memperdaya para korbannya. (Mei Amelia R-detikcom)
Aksi Nathan ini dilakukan sejak 2013 silam. Sejauh ini, polisi mencatat sudah ada 10 korban, termasuk seorang wanita Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akhirnya melapor ke polisi.

"Dari pengumpulan data sementara ada 10 orang wanita dari Lamongan, Surabaya, Malang, Jember, Cirebon, Jakarta sebagai korbannya. Tetapi kami menduga korban lebih dari 10 orang," terang Agus.

Nathan mengenal para korban dari aplikasi Tinder. Nathan dan korban kemudian saling bertukar nomor telepon yang dilanjutkan dengan berkomunikasi via WhatsApp.

Selanjutnya, Nathan dan korban janjian untuk bertemu. Nathan berpura-pura mengajak korban berkeliling kota dengan menggunakan mobil, hingga kemudian korban ditinggal di mini market ketika buang air kecil.

"Korban disuruh belanja atau buang air kecil di mini market, kemudian saat korban pergi ke mini market, harta korban dibawa pergi," tutur Agus.
(mei/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed