DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 12:20 WIB

Di F-PKS, Buwas Curhat soal Fasilitas BNN yang Ketinggalan Zaman

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Di F-PKS, Buwas Curhat soal Fasilitas BNN yang Ketinggalan Zaman Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Fraksi PKS di DPR menggelar seminar dengan mengundang Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas). Buwas diundang guna menjadi pembicara tentang 'Indonesia Darurat Narkoba'.

Buwas berbicara di ruang F-PKS di gedung Nusantara I DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017). Selain Buwas, pembicara lainnya ialah anggota Komisi Hukum DPR dari F-PKS Nasir Djamil dan eks Wakapolri Komjen (Purn) Adang Daradjatun.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso seminar di Fraksi PKSKepala BNN Komjen Budi Waseso mengikuti seminar di Fraksi PKS. (Gibran Maulana/detikcom)

Buwas berbicara soal perkembangan pengungkapan jaringan narkoba. Buwas juga bicara pencegahan peredaran narkoba di Indonesia.

Soal pencegahan peredaran narkotika di Indonesia, Buwas mengungkapkan keluh kesahnya terkait kesulitan di lapangan. Dia mengungkap obrolan dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu soal pengungkapan jaringan narkotika.

"BNN ini di atas kertas tidak bisa apa-apa, Pak (Jokowi). Personel tak mumpuni, kantor BNN tidak punya. Belum bicara sarana-prasarana. Alatnya ketinggalan zaman," ungkap Buwas menceritakan percakapannya dengan Jokowi.

Buwas juga menyampaikan kepada Jokowi bahwa peralatan di BNN untuk mengungkap jaringan narkoba termasuk ketinggalan zaman. BNN kerap kesulitan mengungkap jaringan narkotika internasional.

"Mendeteksi di lapangan untung-untungan. Alat mereka dengan alat kita itu jauh, Pak. Jaringan di Tiongkok, kita sama sekali tidak bisa mendeteksi, Pak, gelap, blank," sebut eks Kabareskrim Polri ini.

Buwas mengaku kecewa peralatan BNN kalah canggih dengan jaringan internasional pemasok narkotika ke Indonesia. Namun dia mengaku pasrah saja.

"Kecewa, tapi ya sudah," sesalnya.
(gbr/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed