DetikNews
Sabtu 02 Desember 2017, 08:10 WIB

Habib Rizieq: NKRI Bersyariah Berdasarkan Pancasila-UUD 1945 Asli

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Habib Rizieq: NKRI Bersyariah Berdasarkan Pancasila-UUD 1945 Asli Habib Rizieq (Foto: Rengga Sancaya)
FOKUS BERITA: Reuni Alumni 212
Jakarta - Imam Besar FPI Habib Rizieq memaparkan konsep NKRI bersyariah dalam reuni 212 di Monas hari ini. Rizieq menegaskan, NKRI bersyariah berdasarkan amanat Pancasila dan UUD yang diterbitkan tanggal 18 Agustus 1945.

"Dengan demikian jelas, NKRI bersyariah tidak harus dijauhi, NKRI bersyariah tidak mesti dimusuhi, NKRI bersyariah jangan lagi difitnah, tapi NKRI bersyariah adalah NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 18 Agustus tahun 1945 asli, yang diperkuat oleh Piagam Jakarta 22 Juni 1945 sesuai amanat Dekrit Presiden 5 Juli 1959," ujar Rizieq melalui sambungan telepon dari Arab Saudi, Sabtu (2/12/2017).

[Gambas:Video 20detik]


Rizieq menegaskan, NKRI bersyariah adalah NKRI yang melindungi rakyat dari segala produk yang haram. Tak lupa, NKRI bersyariah tidak mengkriminalisasi ulama.

"NKRI bersyariah adalah NKRI yang melindungi umat Islam dari segala produk yang haram, baik makanan dan minuman serta obat-obatan terlarang. NKRI bersyariah adalah NKRI yang mencintai ulama, bukan mengkriminalisasi atau menterorisasi mereka," papar Rizieq.


Tak hanya itu, Rizieq turut menyampaikan bahwa pribumi adalah tuan rumah di negeri sendiri dalam konsep NKRI bersyariah. Praktik korupsi hingga LGBT juga harus dilenyapkan dalam NKRI bersyariah.

"NKRI bersyariah adalah NKRI yang menjadikan pribumi sebagai tuan di negeri sendiri. NKRI bersyariah menjauhi dari ekonomi riba, NKRI bersyariah anti-korupsi, anti-judi dan narkoba, anti-pornografi, anti-prostitusi, anti-LGBT, anti-fitnah, anti-kebohongan, anti-kezaliman," kata Rizieq.
(dkp/tor)
FOKUS BERITA: Reuni Alumni 212
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed