DetikNews
Jumat 24 November 2017, 09:20 WIB

Anies: Revolusi Putih Insyaallah Bikin Kita Lebih Kuat

Mochammad Zhacky - detikNews
Anies: Revolusi Putih Insyaallah Bikin Kita Lebih Kuat Gubernur Anies Baswedan (Foto: Ibnu Haryanto/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan dukungannya terhadap Program 'Revolusi Putih'. Program tersebut dianggap bermanfaat bagi perkembangan anak baik dari segi fisik maupun intelektualnya.

"Program 'Revolusi Putih', pemberian susu dan telur dan dengan protein yang tinggi Insyaallah kita bisa lebih kuat secara fisik. Dengan begitu yang ditumbuhkan di sekolah, ya fisiknya, ya kemampuan intelektualnya, ya karakternya. Saya menyambut baik, ini adalah contoh," papar Anies di SDN 12 Pagi, Jl Taman Wijaya Kusuma III, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).





Program 'Revolusi Putih' mengingatkan kita dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dia sempat menggaungkan program tersebut pada 2009.

Pagi ini, Anies menghadiri acara pemberian susu dan telur di SDN 12 Pagi. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh pengurus sekolah dan organisasi masyarakat bernama Bidadari Indonesia.

"Pagi ini saya menghadiri kegiatan pemberian asupan untuk anak-anak berupa susu dan telur dan program makanan sehat ini merupakan program yang baik. Salah satu yang kita perlu pastikan bagi anak-anak kita adalah mereka mendapatkan makanan yang bergizi tinggi," terang Anies.

Anies mengatakan, acara tersebut milik masyarakat. Namun, dia memastikan pemerintah akan mendukung kegiatan pemberian susu dan telur.

"Program ini diselenggarakan oleh masyarakat untuk masyarakat, dan pemerintah memfasilitasi, mendukung," jelas dia.



Manurut Anies, Pemprov DKI memiliki program sendiri yang serupa. Diketahui, dalam RAPBD DKI 2018 sudah teralokasi anggaran pemberian susu bersubsidi bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Tentu pemerintah sendiri memiliki program. Tetapi contoh kolaborasi ini harus kita dorong terus. Kita berkeinginan sekali agar semangat gotong-royong di dalam menyelesaikan masalah-masalah itu kita bisa tingkatkan," pungkasnya.

Dalam RAPBD DKI Jakarta teralokasi anggaran sebesar Rp 885 miliar untuk belanja pangan kepada BUMD. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Darjamuni mengatakan anggaran Rp 885 miliar itu akan dibagikan kepada 700 ribu warga.

"Kami sudah menganggarkan itu 2018 untuk daging bersubsidi. Bahkan tahun 2018 kita tambah produknya. Ada dua produk lagi, yaitu susu dan ikan beku. (Penerima) bukan hanya KJP. Jadi penerima KJP, penghuni rumah susun, lansia, dan buruh yang UMP nanti, disabilitas juga," kata Darjamuni di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/11).



(rvk/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed