DetikNews
Rabu 15 November 2017, 14:17 WIB

Lemhannas Minta Pemerintah Cegah Radikalisme di Media Sosial

Indra Komara - detikNews
Lemhannas Minta Pemerintah Cegah Radikalisme di Media Sosial Foto: Lemhannas Minta Pemerintah Cegah Radikalisme di Media Sosial (Indra-detikcom)
Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menggelar diskusi sebelum seminar nasional mengenai peran Pancasila dalam memperkokoh NKRI yang digelar 16 November besok. Diskusi tersebut mengangkat tema 'Peran Lemhannas RI dalam Penguatan Pendidikan Karakter'.

Diskusi ini dihadiri Gubernur Lemhannas Letjen (Purn) Agus Widjojo, Wakil Gubernur Lemhannas Masrda TNI Bagus Puruhito, Peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI Lemhannas, dan sejumlah pimpinan redaksi media.

Diskusi tersebut menyoroti fenomena media sosial sebagai salah satu sumber penyebaran berita. Letjen (Purn) Agus Widjojo mengatakan ada tiga aspek untuk mencegah masuknya radikalisme di era teknologi.

Pertama, kata dia, pemerintah harus meningkatkan kemampuan teknis tentang 'IT' pada publik secara umum dan secara khusus pada stakeholder dan aktor dari 'IT' sendiri.




"Kedua adalah penegakan hukum, apakah hukum kita sudah cukup untuk bisa menyaring mana-mana berita yang bisa merusak masyarakat dan perlu untuk masyarakat," katanya di Anjungan Trigatra Lemhannas RI, Rabu (15/11/2017).

Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan pemerintah untuk memberi tindakan tegas pada pihak yang menyebarkan berita bohong yang bertujuan memecah belah bangsa.

Ketiga, sambungnya, pemerintah harus memberikan peningkatan kompetensi pada publik dan kesadaran untuk bisa memilahkan antara berita bohong dan berita yg baik dan benar.

Agus juga mengingatkan pemerintah untuk membuat kebijakan yang bersifat operasional guna menjaga nilai budaya atau pendidikan karakter bangsa.
(rvk/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed