DetikNews
Rabu 15 November 2017, 13:40 WIB

Kabur Saat Razia, Pria Ini Ternyata Bawa Obat Penenang

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Kabur Saat Razia, Pria Ini Ternyata Bawa Obat Penenang Foto: PA membawa obat penenang jenis tramadol dan mencoba kabur saat melihat razia lalu lintas. (Nugroho-detikcom)
Jakarta - Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Timur menangkap PA (28) seorang pengendara motor di Jatinegara. Rupanya PA membawa obat penenang jenis tramadol dan mencoba kabur saat melihat razia lalu lintas yang digelar di Jalan Jatinegara Timur 2, Jakarta Timur.

"Dia boncengan dengan temannya, saat melihat razia dia putar arah dan mencoba kabur, karena petugas curiga langsung menangkap dan menggeledah ternyata bawa obat penenang," ujar Kanit Lantas Jatinegara, Iptu Didik di Jalan Jatinegara Timur 2, Rabu (15/11/2017).
Kabur Saat Razia, Pria Ini Ternyata Bawa Obat PenenangFoto: PA membawa obat penenang jenis tramadol dan mencoba kabur saat melihat razia lalu lintas. (Nugroho-detikcom)

Didik menuturkan, dua orang yang mengendarai motor ini tiba-tiba langsung berputar arah hingga nyaris menabrak pengendara lain. Petugas yang curiga langsung mengejar kedua orang tersebut. Namun seorang temannya yang dibonceng berhasil melarikan diri.

Ketika hendak ditangkap, PA berontak dan melawan petugas sehingga terpaksa diborgol polisi. Saat digeledah PA ternyata menyimpan 4 butir obat penenang dengan merek Tramadol. Didik menyebut obat tersebut sesuai aturan harus dibeli dengan resep dokter.

"Pengakuannya mengomsi sudah 3 bulan, selanjutnya kita serahkan ke Unit Narkoba Polres Jakarta Timur," imbuhnya.
Kabur Saat Razia, Pria Ini Ternyata Bawa Obat PenenangFoto: PA membawa obat penenang jenis tramadol dan mencoba kabur saat melihat razia lalu lintas. (Nugroho-detikcom)

Kepada polisi, PA bekerja sebagai juru parkir di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang. Dia mengaku mengonsumsi obat tersebut agar lebih percaya diri saat tengah menjadi pak ogah. Sementara motor Yamaha Mio berwarna hitam yang dikendarai PA tidak dilengkapi dengan surat dan plat nomor alias bodong.

"Dia kerja jadi pak ogah, bilangnya biar pede saat markir. Motornya tidak ada surat, tidak ada plat nomor, dan dia tidak pakai helm," jelasnya.
(nvl/nvl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed