DetikNews
Jumat 20 Oktober 2017, 00:17 WIB

Ke Rumah Warga Cipete yang Tewas, Anies Cek Penanganan Banjir

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Ke Rumah Warga Cipete yang Tewas, Anies Cek Penanganan Banjir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek banjir yang menggenangi perumahan warga di Cipete, Jakarta Selatan. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek banjir yang menggenangi perumahan warga di Cipete, Jakarta Selatan. Perumahan warga hanya berjarak 300 meter dari Kali Krukut, yang melintasi wilayah tersebut.

Sebelumnya, Anies melayat ke rumah Ridwan (30), warga Cipete, Jakarta Selatan, yang tewas tersetrum karena banjir. Warga sempat menyampaikan penyebab banjir kepada Anies.

"Ini Kali Krukut. Cuma 300 meter dari sini. Dan memang selalu meluap," ucap salah seorang warga kepada Anies di Gang Cempaka RT 03 RW 06 Kelurahan Cipete Utara, Jumat (20/10/2017).
Ke Rumah Warga Cipete yang Tewas, Anies Cek Penanganan BanjirGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek banjir yang menggenangi perumahan warga di Cipete, Jakarta Selatan. (Foto: dok. Istimewa)

Anies kemudian berjanji akan menindaklanjuti penyebab banjir di lokasi tersebut. "Mungkin nanti akan coba kita keruk. Paling tidak bisa membantu mempercepat aliran air," kata Anies kepada warga.

Sebelumnya, Anies mendoakan jenazah Ridwan yang disemayamkan di Musala Nurul Iman. "Semoga dimudahkan bagi yang berpulang. Dan juga ditinggikan di tempat-Nya," ucapnya.

Paman Ridwan, Mulyono Ade Wardana, mengatakan Anies mengucapkan belasungkawa kepada keluarga. Anies berada di lokasi tersebut sekitar 30 menit.

"Tadi datang ke sini menyampaikan turut belasungkawa aja. sDia bilang turut berdukacita. Senang sih keluarga, dia peduli sama warganya," Mulyono saat ditemui detikcom.

"Sekitar 30 menit. Sempat membacakan doa pendek saja sih tadi," tambahnya.
Ke Rumah Warga Cipete yang Tewas, Anies Cek Penanganan BanjirJenazah Ridwan disemayamkan di Musala Nurul Iman. (Bil Wahid/detikcom)

Saat ini jenazah Ridwan masih disemayamkan di Musala Nurul Iman. Rencananya, jenazah korban akan kembali dibawa ke rumahnya yang tak jauh dari musala setelah banjir benar-benar surut.

"Nanti kalau sudah surut, (jenazah) dibawa pulang lagi. Rencananya dimakamkan di sini saja," lanjut Mulyono.

Ridwan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Korban sehari-hari bekerja di restoran di Grand Indonesia.
(abw/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed