DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 18:46 WIB

Kedubes AS Ungkap Peristiwa 1965, Ryamizard akan Temui Menhan AS

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kedubes AS Ungkap Peristiwa 1965, Ryamizard akan Temui Menhan AS Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Sejumlah dokumen kabel diplomatik Amerika Serikat soal tragedi 1965 kembali dibuka ke publik, salah satu poinnya mengungkap kerusuhan rasial. Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu akan menemui Menhan AS untuk membahas hal tersebut.

"Nanti saya ketemuin Menhan-nya. Saya akan ketemu tanggal 25 dengan Menhan Amerika," ujar Ryamizard di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Dokumen itu dibuka oleh lembaga nonprofit National Security Archive (NSA), National Declassification Center (NDC), dan lembaga negara National Archives and Records Administration (NARA). Dilansir dari BBC, laporan itu menguak sejumlah surat dari dan ke Amerika Serikat ketika pembantaian terjadi. Ryamizard menegaskan dia pasti menanyakan hal itu kepada Menteri Pertahanan AS.

"Nggak tahu, heh. Saya masih kecil dulu. Nanti waktu di besok, di Filipina, saya ketemu dia. Cukup selama 1 jam, ya," ucap Ryamizard.

"Saya akan tanya ini. Ini kan nggak tahu dia, mungkin waktu itu masih kecil juga dia," imbuh Ryamizard.

Sebanyak 39 dokumen dengan tebal 30 ribu halaman tersebut merupakan catatan Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia sejak 1964 hingga 1968. Isinya antara lain seputar pertikaian tentara dengan PKI, termasuk efek selanjutnya berupa pembantaian massal. Ryamizard menyebut dokumen itu tak akan membuat keruh suasana di negeri ini.
(gbr/nvl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed