DetikNews
Kamis 12 Oktober 2017, 14:07 WIB

Bendungan Dikuras di Banten, Ini yang Terjadi Kemudian

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Bendungan Dikuras di Banten, Ini yang Terjadi Kemudian Bendungan Pamarayan dikuras di Serang (Bahtiar Rivai/detikcom)
Serang - Kolam tambak dikuras, itu sih sudah biasa. Nah, apa jadinya kalau sebuah bendungan dikuras? Warga bisa berpesta ikan!

Ratusan warga Kabupaten Serang antusias menghadiri pengurasan Bendungan Pamarayan. Selain menonton pengosongan air bendungan, warga antusias mengambil ikan ketika kanal-kanalnya mulai surut.

Bendungan Pamarayan memiliki 8 pintu air yang mengaliri masing-masing 2 kanal utama. Bendungan ini mengaliri air dari dua sungai besar di Banten, yaitu Ciberang dan Ciujung. Setiap hari, bendungan ini mengalirkan pasokan kebutuhan air untuk pertanian sekitar 21.350 hektare se-Kabupaten Serang.

Di bagian kanal barat, air dari bendungan ini masing-masing memasok kebutuhan untuk daerah Ciruas, Kramatwatu, Pontang, Tirtayasa, Cilegon, Cikeusal, sampai Kragilan. Kanal di bagian timur bendungan ini mengaliri kebutuhan mulai dari Kecamatan Pamarayan, Bandung, Kibin, Carenang, sampai Tanara.

Bendungan Dikuras di Banten, Ini yang Terjadi KemudianWarga menunggu bendungan surut. (Bahtiar Rivai/detikcom)
Fungsi penyurutan air di bendungan ini, selain pemeliharaan masing-masing bangunan kanal, untuk penyeragaman masa tanam sawah yang teraliri air. Bagi warga Serang, proses penyurutan dikenal dengan istilah 'bedolan' dan dilakukan terakhir kali pada 2008.

"Bedolan ini untuk penyeragaman masa tanam petani, kan airnya masuk ke sawah-sawah melalui aliran irigasi," kata Hermanto, Kepala UPTD Bendungan Pamarayan, Cikeusal, Serang, Kamis (12/10/2017).

Bendungan Dikuras di Banten, Ini yang Terjadi KemudianRatusan warga turun ke bendungan. (Bahtiar Rivai/detikcom)
Hermanto mengatakan, pada periode 1990-an, durasi penyurutan bendungan bisa sampai sebulan. Ketika kanal-kanalnya surut, petugas lalu memperbaiki berbagai kerusakan bangunan di masing-masing kanal. Ketika surut itulah, menurutnya, ratusan warga mulai turun ke sungai untuk mencari ikan.

Suasana turun ke dalam bendungan memang sangat seru. Seperti yang dilakukan Endang, warga Pamarayan. Ia bersama teman-temannya bahkan sedari pagi sudah menunggu air mulai surut. Ketika air surut, ia bersama ratusan warga lain mulai turun ke bendungan untuk mengambil ikan.

"Lumayan banyak ikannya, ini buat dijual sama yang mau saja," katanya.

Bendungan Dikuras di Banten, Ini yang Terjadi KemudianWarga panen ikan. (Bahtiar Rivai/detikcom)
Pada tahun ini, kegiatan 'bedolan' bendungan ini oleh Pemerintah Kabupaten Serang dibuat untuk menarik wisatawan lokal. Dibuat festival yang diberi nama Bedolan Pamarayan dengan berbagai kegiatan, mulai dari pentas debus sampai pemainan tradisional.

"Masyarakat Serang harus siap menerima wisatawan," kata Bupati Serang Tatu Chasanah saat membuka Festival Bendungan Pamarayan.
(bri/fay)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed