DetikNews
Sabtu 23 September 2017, 17:57 WIB

Wali Kota Cilegon Datang ke KPK, Lalu Diamankan

Hary Lukita Wardani - detikNews
Wali Kota Cilegon Datang ke KPK, Lalu Diamankan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - KPK telah menetapkan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi (TIA) sebagai tersangka dugaan suap. Iman rupanya tak terkena operasi tangkap tangan (OTT), tapi datang ke KPK untuk memenuhi panggilan, kemudian menjalani pemeriksaan.

"Dalam rangkaian OTT sampai siang hari ini, ada yang datang juga ke KPK, yaitu TIA, Wali Kota Cilegon, dan H dari pihak swasta," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat menggelar jumpa pers di KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (23/9/2017).

"TIA datang ke KPK sekitar pukul 23.30 WIB dan kemudian diamankan tim," imbuhnya.

Iman bersama 5 orang lain ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK. Iman dan dua orang lain menjadi tersangka penerima.


"KPK meningkatkan status ke penyidikan dan menetapkan 6 tersangka, yaitu diduga sebagai penerima TIA, ADP, dan H," kata Basaria dalam jumpa pers di gedung Merah Putih, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (23/9).


TIA adalah Wali Kota Cilegon, ADP adalah Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon, sedangkan H pihak swasta. Selain ketiga orang tersebut, KPK menjerat 3 orang yang diduga sebagai pemberi suap.

"TBU, Project Manager PT KIEC; PDS dari PT KIEC; IW, Legal Manager PT KIEC," ujar Basaria.

Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang di Banten pada Jumat (22/9). OTT itu diduga terkait perizinan kawasan industri di salah satu kota di Banten.
(lkw/rna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed