DetikNews
Jumat 22 September 2017, 09:03 WIB

Eks Anggota Kelompok Din Minimi Kabur dari Lapas Lhokseumawe

Datuk Haris Molana - detikNews
Eks Anggota Kelompok Din Minimi Kabur dari Lapas Lhokseumawe Abu Razak (Foto: Dok. Istimewa)
Lhokseumawe - Tun Sri Muhammad Azrul Mukmin Al- Kahar alias Abu Razak (51), mantan anggota kelompok bersenjata Din Minimi yang menjalani hukuman di Lapas Kelas ll A, Lhokseumawe, Aceh, kabur dari tahanan. Dia melarikan diri setelah mengelabui petugas piket.

"Betul, napi tersebut kabur dari Lapas. Dia adalah Abu Razak. Dia salah seorang mantan anggota komplotan Din Minimi Cs," kata Kepala Kapas Kelas ll A Lhokseumawe, Elly, kepada detikcom, Kamis (21/9/2017).

Elly menjelaskan, Abu Razak merupakan napi pindahan dari Rutan cabang Lhoksukon dan baru menjalani masa tahanan satu tahun di LP Lhokseumawe. Kegiatannya sehari-hari sebagai pengurus Musholla di dalam LP, menyapu halaman rumah tahanan dan sering beraktivitas di luar rumah tahanan.

Tidak disangka pada hari Senin (18/9) lalu sekira pukul 14.00 WIB, Abu nekat mengelabui petugas dan melarikan diri. Padahal Abu tinggal menunggu usulan pembebasan bersyarat. Akan tetapi usulan tersebut batal jika dia tidak segera kembali ke Lapas.

Kaburnya Abu Razak berawal saat dirinya meminta izin kepada petugas jaga untuk melihat dan membantu bekerja di galeri hasil kerajinan napi di depan Lapas tersebut.

"Saat azan salat Ashar berkumandang beberapa napi yang bekerja di galeri depan Lapas, langsung masuk ke dalam. Abu Razak tidak masuk dan setelah dicek melalui CCTV Abu Razak sudah menghilang dari lokasi (galeri kerajinan)," sebut Elly.

Mengetahui dia kabur, petugas langsung melakukan pencarian. Namun, petugas tidak menemukan Abu Razak, selanjutnya petugas langsung melapor ke Polres Lhokseumawe.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan kaburnya Abu.

"Kita hanya diminta membantu pihak LP Lhokseumawe untuk mencari napi kabur tersebut. Kita juga sudah bentuk tim untuk memburu napi tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi termasuk petugas jaga saat itu," sebut Budi Waruwu kepada detikcom.
(rna/rna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed