DetikNews
Kamis 21 September 2017, 02:50 WIB

Seratusan Warga di Sekitar Gunung Agung Mulai Mengungsi

Prins David Saut - detikNews
Seratusan Warga di Sekitar Gunung Agung Mulai Mengungsi Para pengungsi didata oleh petugas yang ditunjuk. (Foto: dok. Istimewa)
Denpasar - Seratusan warga dari berbagai dusun di Kecamatan Selat, Karangasem, Bali, mulai mengungsi sejak pukul 20.00 Wita. Mereka mengungsi ke empat lokasi berbeda di Karangasem dan Klungkung.

"Berdasarkan rekap pengungsi sampai pukul 23.00 Wita, yang masuk dari empat posko pengungsian kini totalnya 130 jiwa," kata Kasie Tanggap Darurat dan Kegawatdaruratan Pusat Pengendalian dan Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali kepada detikcom, Rabu (20/9/2017) malam.

Rincian pengungsi tersebut, yakni 16 jiwa dari Banjar Kesimpar di Posko I gedung Dinas Pertanian Pemkab Karangasem, 71 jiwa dari Banjar Kesimpar di Posko II Tukad Bungbung Desa Rendang Karangasem, 43 jiwa dari Besakih dan Sebudi di Posko III SMAN I Rendang, serta 7 orang dari Banjar Batusesa di Posko IV Balai Banjar Menanga Jangin.

"Pengungsian ini inisiatif atau mandiri warga dan arus pengungsi berpotensi meningkat karena masih dalam proses transportasi. Untuk yang mengungsi ke rumah-rumah kerabat keluarga sedang didata," ujar Komang.

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sepanjang pukul 18.00 Wita hingga 24.00 Wita, telah terjadi dua gempa vulkanik dangkal dan 155 gempa vulkanik dalam. Gempa tektonik lokal juga dirasakan sebanyak 15 kali.

Gempa tektonik sebesar 2,7 SR tercatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi di Gunung Agung pada pukul 00.53 Wita, Kamis (21/9). Diduga peningkatan gempa tektonik di Gunung Agung menjadi motif warga mengungsi secara mandiri malam ini.
(vid/bag)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed