detikNews
Selasa 19 September 2017, 09:09 WIB

TransJ Premium Bekasi-Senayan Sepi Peminat, Ini Solusi Menhub

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
TransJ Premium Bekasi-Senayan Sepi Peminat, Ini Solusi Menhub Foto: Menhub menguji coba TransJabodetabek premium Bekasi-Senayan. Edward Febriyatri/detikcom
Bekasi - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menguji coba TransJabodetabek premium rute Plaza Senayan-Mall Mega Bekasi setelah mendengar program itu sepi peminat. Menhub punya solusinya.

Menhub tiba di pusat perbelanjaan Bekasi sekitar pukul 08.24 WIB, Selasa (19/9/2017). Menhub naik taksi bernopol B 1267 KUA bersama Kepala BPTJ Bambang Prihantono.


"Hari ini saya memang sengaja uji coba karena saya mendengar peningkatan jumlah penumpang yang ikut program ini kurang maksimal," ujar Budi.

Budi menceritakan pengalaman dari Jakarta Selatan dengan menggunakan taksi dan gojek. Namun, perjalanan dengan angkutan umum tidak sesuai rencana.

"Tidak mudah sampai tempat sesuai tepat waktu. Saya rencana setengah tujuh, nyatanya meleset setengah jam. Berarti ada sesuatu kepadatan melebihi di atas rata-rata. Oleh karena itu harus cari solusi," tuturnya.



Budi menganalisa kurangnya minat masyarakat karena harus berganti-ganti angkutan umum sehingga masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi.

"Kami punya insiatif untuk membuat point to point, dari Megacity ke Senayan tidak maksimal. Saya analisa tidak maksimal, karena sebagian pengendara angkutan pribadi harus gunakan tiga moda dari rumah ke sini, kemudian dari Plaza Senayan ke kantornya. Jadi tidak menarik," paparnya.

Budi mengatakan solusi jangka pendek, pihaknya berencana untuk membuat transportasi yang langsung ke tempat tujuan. Harapannya pola seperti ini membuat warga berpaling ke angkutan bus.

"Jadi saya pikir di sini tetap, tetapi kami harus melakukan point to point misalnya dari Jababeka langsung ke Thamrin, Lippo Cikarang langsung ke mana, kemudian dari Kemang Pratama menuju tempat tertentu. Oleh karena itu, kita akan minta kesertaan Pemda bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
(aan/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com