DetikNews
Kamis 14 September 2017, 07:40 WIB

Upaya Penculikan Siswi SD di Jakbar Tak Terekam di CCTV

Audrey Santoso - detikNews
Upaya Penculikan Siswi SD di Jakbar Tak Terekam di CCTV Foto: Ilustrasi Penculikan Anak oleh Edi Wahyono
Jakarta - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jakarta Barat AKBP Andi Adnan mengatakan hasil pemeriksaan CCTV, terkait informasi upaya penculikan di SD 01 Pagi Tanjung Duren, sudah dikantongi. Andi mengungkapkan hasil pemeriksaan CCTV menunjukkan tidak adanya aksi percobaan penculikan.

"Tidak ada (aksi penculikan dalam rekaman CCTV)," kata Andi ketika dihubungi detikcom, Kamis (14/9/2017).

Sementara itu Kanit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia, menerangkan ada 3 unit CCTV yang diperiksa pihaknya. Ketiga CCTV tersebut terpasang di rumah warga yang berjarak tak jauh dari SD 01 Pagi Tanjung Duren

"CCTV di dekat lokasi kejadian ada 3, di sekitaran lingkungan terpasangnya tapi bukan pas di TKP, yang anak itu bilang ada percobaan penculikan," ujar Rensa ketika dihubungi terpisah.


Rensa menyampaikan timnya sedang berupaya menyelidiki apakah percobaan penculikan yang diceritakan siswi SD tersebut benar-benar terjadi.

"Saat ini kami menindaklanjuti, apakah memang betul kejadian tersebut ada. Kalau ada kami akan cari pelakunya, karena berarti kan ada anak yang diculik di mobil. Kalau tidak ada berarti ya dongeng," tutur Rensa.

Video pengakuan anak SD mengaku hampir diculik di Jakarta Barat beredar lewat aplikasi pesan singkat. Dalam video, anak tersebut menceritakan bahwa dia dibekap pria tidak dikenal.

"Kemarin aku jajan di depan. Pas pulang. Langsung tangannya diginiin (dibekap), langsung aku gigit. Langsung aku lari," ucap anak tersebut.
Ada perempuan dewasa yang bertanya kepada anak itu tentang apa yang dilihatnya di dalam mobil penculik. Anak ini bercerita bahwa ada dua anak laki-laki di dalam mobil tersebut.

"Ada anak kecil dua. Anak sekolah, pakai baju sekolah. Tangannya diikat. Cowok dua-duanya, terus mulutnya di lakban," ucapnya.

Kepala SD 01 Pagi Tanjung Duren tersebut membenarkan kejadian tersebut.

"Direkamnya Selasa (12/9) pagi, kejadiannya pada hari Senin. Kita sudah melapor ke polisi. Tiga orang anak hampir diculik, tapi yang disekap cuma dia," ucap Kepala SD 01 Pagi Tanjung Duren, Mulyadi, saat dihubungi, Rabu (13/9).
(aud/nvl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed