DetikNews
Rabu 13 September 2017, 20:59 WIB

Bupati Batubara yang Kena OTT KPK Diterbangkan ke Jakarta

Jefris Santama - detikNews
Bupati Batubara yang Kena OTT KPK Diterbangkan ke Jakarta Gedung Ditreskrimsus Polda Sumut (Jefris Santama/detikcom)
Medan - Pemeriksaan awal terhadap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain di Polda Sumatera Utara selesai dilakukan. KPK pun membawa Arya dan beberapa orang lainnya yang ditangkap ke bandara.

Berdasarkan pantauan, Arya, yang mengenakan kemeja warna putih, keluar dari gedung Ditreskrimsus Polda Sumut pukul 20.05 WIB, Rabu (13/9/2017). Dia akan dibawa ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang.

Arya tak banyak bicara. Dia hanya mengaku dalam keadaan sehat. "Sehat," kata Arya.

Bupati Batubara yang Kena OTT KPK Diterbangkan ke JakartaBupati Batubara OK Arya Zulkarnain (Jefris Santama/detikcom)

Arya lalu dibawa masuk ke mobil yang telah terparkir di dekat lokasi. Mobil-mobil itu pun lalu melaju dengan kawalan mobil polisi.

Menurut Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Putu Yudha, KPK menggunakan enam ruangan untuk melakukan pemeriksaan awal. "Jadi tadi mereka pinjam (memakai) ruangan kita untuk melakukan pemeriksaan awal," kata Putu Yudha.

Putu mengatakan KPK melakukan pemeriksaan di Mapolda Sumut sekitar pukul 14.00 WIB tadi. "Saya kurang tahu (berapa orang yang diperiksa). Pendalaman (pemeriksaan) di Jakarta. Tadi hanya pinjam ruangan saja. Ada enam ruangan," imbuhnya.

Sebelumnya, KPK membenarkan soal OTT itu. Kabiro Humas KPK Febri Dianyah menyebut ada tujuh orang yang ditangkap. Arya diduga menerima suap terkait pengurusan sejumlah proyek.

"Ada sejumlah uang juga yang kita amankan. Indikasinya, penerimaan atau hadiah janji tersebut terkait dengan adanya fee pengurusan sejumlah proyek di sana," kata Febri.

Febri menyebut, di antara tujuh orang itu, ada unsur penyelenggara negara serta unsur pejabat daerah, yaitu kepala dinas, dan dari swasta.

"Ada unsur kepala daerah sebagai penyelenggara negara. Tentu sekarang proses pemeriksaan masih dilakukan, pemeriksaan awal," ucapnya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam setelah OTT untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap tersebut.
(dhn/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed