detikNews
Kamis 24 Agustus 2017, 18:33 WIB

Kemendagri Terima 288 Usulan Pemekaran, Termasuk Bogor dan Madura

Faiq Hidayat - detikNews
Kemendagri Terima 288 Usulan Pemekaran, Termasuk Bogor dan Madura Sumarsono (Heldania Ultri Lubis/detikcom)
Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengaku menerima usulan pemekaran daerah di beberapa wilayah. Saat ini Sumarsono menerima laporan untuk usulan pemekaran daerah sebanyak 288 permintaan.

"Laporan terakhir 288 usulan baru, termasuk provinsi Madura, Cirebon, Bogor Raya, Buton, Kapuas Raya," kata Sumarsono di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Sumarsono mengatakan usulan pemekaran daerah tersebut terus masuk setiap hari. Namun pihak Kemendagri terus mengkaji usulan tersebut.

Apalagi pemerintah mempunyai strategi untuk menyejahterakan masyarakat, meski tanpa pemekaran.

"Yang lama, yang baru masuk terus. Provinsi Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, terus masuk setiap hari. Belum ada arahan (Presiden) tapi saya kira kita harus lebih detail mengkaji kembali karena pemekaran daerah hanyalah salah satu strategi meningkatkan kesejahteraan. Masih banyak strategi lain yang bisa dilakukan tanpa memekarkan," ujar Sumarsono.

Selain itu, Sumarsono menyatakan Kemendagri menunggu kebijakan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla terkait pemekaran daerah. Namun ia hanya menerima laporan usulan tersebut.

"Kita belum bisa, tergantung kebijakan yang diambil Bapak Wapres setelah konsultasi dengan Presiden dan selaku Ketua DPD. Jadi kita posisinya menunggu saja. Namun, kalau ada usulan masuk, tetap kami terima sebagai usulan aspirasi," ujar Sumarsono.

"Pokoknya kalau di daerah pemekaran itu 67 persen memang tidak memuaskan, itu di DOB. Ada sekitar 33 persen yang memenuhi harapan. Itu hasil evaluasi sehingga kita perketat untuk pemekaran daerah. Sekali mekar, harus dijamin itu berhasil supaya menghindari penggabungan daerah.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com