DetikNews
Selasa 22 Agustus 2017, 10:13 WIB

Kapolri: Kapan Negara Maju Jika Mental Pemuda Seperti 'Ringgo'

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kapolri: Kapan Negara Maju Jika Mental Pemuda Seperti Ringgo Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyesalkan adanya posting-an dari Farhan Balatif (18) alias Ringgo di media sosial yang menghina dirinya dan Presiden Joko Widodo. Tito lalu membandingkan Farhan dengan anak-anak lain yang seusianya justru melakukan hal yang positif.

"Kasihan sekali kalau kita punya anak-anak yang punya mentalitasnya seperti ini. Kapan negara ini mau maju? Anak-anak lain, Mark Zuckerberg, usianya baru 20-an tahun dia sudah guncang dunia membuat suatu yang positif, membuat Facebook, yang kemudian membuat dia menjadi miliuner. Itu yang harus dicontohi baik," ujar Tito di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (22/8/2017).

Keprihatinan Tito ini bukan karena dirinya dihujat oleh Farhan, melainkan lantaran sikap negatif yang dimiliki pemilik akun Ringgo itu. Menurutnya, setiap anak bangsa seharusnya membuat kreativitas yang baik, bukan malah menebar kebencian.

"Karena membuat gambar-gambar yang sangat tidak baik. Tidak baik untuk seorang pemimpin bangsa nantinya. Bukan saya maksudnya. Calon pemimpin bangsa, anak ini kan calon pemimpin bangsa, generasi muda bangsa," katanya.

Sementara itu, Tito menerangkan kasus penghinaan ini sedang didalami Polda Sumut. Polisi pun sedang menyelidiki ada-tidaknya orang yang berada di belakang Farhan sehingga dia membuat posting-an yang bernada hujatan tersebut.

"Kalau dia masalahnya iseng, tentunya kasus ini, proses hukum ini menjadi pembelajaran bagi yang bersangkutan. Tidak boleh namanya orang Timur seperti kita membuat hujatan-hujatan yang bisa mencemarkan nama baik. Apalagi di situ, kita liat cukup over ya, agak over dia," imbuhnya.

Farhan diduga menghina Presiden dan Kapolri karena tak puas terhadap kinerja pemerintah. Dia mengaku menghina Jokowi dan Kapolri atas kemauan sendiri.

"Mau sendiri," kata Farhan saat dibawa masuk ke mobil di Mapolda Sumut, Senin (21/8).

Farhan juga mengaku tidak puas terhadap kinerja pemerintah saat ini. Itu menjadi alasannya menghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Latar belakangnya tak puas dengan pemerintah dan Kapolri, di-share ke Facebook dengan akun palsu," kata Kapolrestabes Medan Kombes Sandi Nugroho di Mapolda Sumut, Senin (21/8).
(knv/nvl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed