DetikNews
Senin 21 Agustus 2017, 19:45 WIB

Akan Dilarang Masuk Jl Sudirman, Ini Rute Alternatif Pemotor

Jabbar Ramdhani - detikNews
Akan Dilarang Masuk Jl Sudirman, Ini Rute Alternatif Pemotor Pemotor melintas di Jalan Sudirman (Foto: Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Pelarangan sepeda motor melintas akan diperluas. Pada September nanti, motor tidak diperbolehkan melintasi ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

"Yang tahap pertama, yang akan kita lakukan uji coba Bundaran Hotel Indonesia sampai dengan Bundaran Senayan. Rencana 11-12 September kita mulai lakukan uji coba," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta Sigit Wijiatmoko ketika dihubungi, Senin (21/8/2017).


Dari Bundaran Hotel Indonesia ke Bundaran Senayan dihubungkan lewat Jalan Jenderal Sudirman. Kurang lebih jarak antara keduanya mencapai sekitar 5 kilometer (Km).

Sigit mengatakan sudah ada rute alternatif yang disediakan bagi pengendara motor. Sehingga para pemotor bisa tak melintasi Jalan Jenderal Sudirman.

"Kalau Bunderan HI kan masuknya Gerbang Pemuda, Asia Afrika, dan lainnya," ujarnya.


Berikut rute alternatif bagi sepeda motor saat pembatasan motor di Jalan Jenderal Sudirman:

- Kendaraan dari arah selatan (Blok M) yang hendak mengarah ke utara menuju Jl Jenderal Sudirman, dapat melalui Jl Sisingamangaraja atau Jl Hang Lekir menuju Jl Asia Afrika, lanjut Jl Gerbang Pemuda mengarah ke Jl Gatot Subroto atau Jl Penjernihan. Lanjut menuju Jl KH Mas Mansyur, Jl Cideng Barat atau Cideng Timur menuju Jl Abdul Muis melintasi Jl Majapahit dan seterusnya.

- Kendaraan dari arah utara kawasan Harmoni yang hendak mengarah ke selatan (Blok M) dapat melalui Jl Ir Haji Juanda, belok ke Jl Veteran 3 menuju Jl Medan Merdeka Utara melintasi Jl Perwira dan Jl Lapangan Banteng Barat menuju Jl Pejambon dan melintas di Jl Medan Merdeka Timur. Lalu Jl Ridwan Rais menuju Jl Prapatan atau Jl Arif Rahman Hakim (Tugu Tani) menuju Jl Menteng Raya lurus melewati Jl Cut Mutia dan Jl Samratulangi dan Jl HOS Cokroaminoto menuju Jl Rasuna Said lalu Jl Gatot Subroto dan seterusnya.


Uji coba ini akan dilakukan selama sebulan ke depan. Bila pembatasan sepeda motor berjalan efektif dan tak menimbulkan titik kemacetan baru, pembatasan pelarangan sepeda motor kembali diperluas ke Jalan HR Rasuna Said.

"Kalau kita lihat selama sebulan. nanti evaluasi setiap minggu. Karena bagian dari evaluasi adalah ketersediaan kantorng parkir dan angkutan umum massal," ucapnya.
(jbr/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed