DetikNews
Jumat 21 Juli 2017, 15:58 WIB

Ini Gudang yang Simpan 1.161 Ton Beras Maknyuss dan Ayam Jago

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Ini Gudang yang Simpan 1.161 Ton Beras Maknyuss dan Ayam Jago Gudang beras yang digerebek Satgas Pangan (Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom)
FOKUS BERITA: Polemik Beras Oplosan
Bekasi - Gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (IBU) digerebek atas dugaan pemalsuan kualitas beras. Usai digerebek pada Kamis (20/7) malam, saat ini di gudang tersebut masih tampak ada aktivitas.



Gudang beras milik PT IBU terletak di Jalan Rengas Km 60 Karangsambung, kedungwaringan, Bekasi, Jawa Barat. Sekitar 17 truk operasional perusahaan tampak keluar masuk gudang.

Belum diketahui apakah aktivitas di gudang tersebut tak terpengaruh penggerebekan semalam atau bagaimana. Belum ada keterangan dari pihak perusahaan.

Ini Gudang yang Simpan 1.161 Ton Beras Maknyuss dan Ayam JagoFoto: Nugroho Tri Laksono/detikcom

Wartawan tidak diperkenankan masih ke dalam area gudang dan hanya menunggu di depan gerbang. Tak diketahui apakah beras yang disita masih berada di gudang atau sudah dipindahkan ke lokasi lain.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan PT IBU menjual beras dengan harga Rp 13.700 dan Rp. 20.400 per kg. Harga tersebut tak sesuai dengan kualitas beras yang dijual.

Ini Gudang yang Simpan 1.161 Ton Beras Maknyuss dan Ayam JagoFoto: Nugroho Tri Laksono/detikcom
Saat penggerebekan, 1.161 ton beras disita. Modus operandi yang dilakukan perusahaan tersebut adalah mengemas beras subsidi jenis IR64 dengan label cap Ayam Jago dan Maknyuss.


"Padahal beras IR64 adalah beras medium yang disubsidi pemerintah dengan harga Rp 9 ribu per kilogram. Setelah dibungkus dan dilabeli, mereka jual seharga Rp 20 ribu," tutur Tito.
(rna/tor)
FOKUS BERITA: Polemik Beras Oplosan
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed