DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 16:48 WIB

Polisi Selidiki Jaringan 1 Ton Sabu dengan Sindikat di Indonesia

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polisi Selidiki Jaringan 1 Ton Sabu dengan Sindikat di Indonesia Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Polisi masih terus menelusuri jaringan 1 ton sabu yang terungkap dari penangkapan di Pantai Anyer, Serang, Banten. Selain itu, polisi menyelisik apakah jaringan yang berasal dari Taiwan itu juga bekerja sama dengan sindikat di Tanah Air.

"Nanti kita identifikasi. Sedang kita cek, sedang kita dalami," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Pengungkapan jaringan 1 ton sabu itu dilakukan beberapa waktu lalu oleh tim gabungan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok. Saat itu, satu dari empat warga negara (WN) Taiwan tewas ditembak karena melawan petugas. Mereka ditangkap di Pantai Anyer, Serang, Banten.

Polisi pun mengembangkan kasus itu hingga ke Batam. Ternyata ada sebuah kapal bernama Wanderlust yang digunakan untuk mengirim narkoba dari Taiwan. Kapal itu dinakhodai seorang WN Taiwan dan empat anak buah kapal berkewarganegaraan Taiwan. Saat ini tim penyidik sudah berada di Batam untuk mengecek kapal.

Seluruh orang yang ditangkap merupakan warga negara asing. Tidak tertutup kemungkinan pengembangan kasus itu bisa merambah terkait warga negara Indonesia, tetapi Argo mengatakan hingga saat ini polisi belum menemukan hal itu.

"Belum," ujar Argo singkat.
(knv/dhn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed