DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 19:41 WIB

Polri Terus Antisipasi Ancaman Terorisme Jelang Lebaran

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Polri Terus Antisipasi Ancaman Terorisme Jelang Lebaran Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Polri terus mengantisipasi ancaman terorisme yang mungkin terjadi menjelang Lebaran 2017 ini. Hal itu dibuktikan dengan penangkapan terduga teroris akhir-akhir ini di beberapa tempat.

"Karena beberapa waktu belakangan kami banyak melakukan penangkapan teroris, dalam pengembangan kasus Kampung Melayu. Jadi kita nggak mau lagi ada kejadian-kejadian yang menimpa masyarakat," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (19/6/2017).

Antisipasi ancaman terorisme ini pun menjadi atensi pihak kepolisian dalam operasi Ramadniya 2017. Upaya preventif dilakukan agar masyarakat bisa merasakan ketentraman dalam melaksanakan ibadah selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

"Kami tak mau lagi ada kejadian-kejadian yang menelan korban, maka kami intensif melakukan perburuan terhadap orang-orang yang melakukan teror, terutama menjelang Lebaran," terang Rikwanto.

Pasca-insiden bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu, polisi menangkap sejumlah terduga teroris yang berkaitan dengan jaringan tersebut. Selain itu, polisi menggagalkan rencana peledakan bom yang akan dilakukan oleh terduga teroris.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan serangan teror akhir-akhir ini merupakan jaringan teroris yang berkaitan dengan Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Bahkan diketahui salah seorang bomber Kampung Melayu, Ahmad Syukri, berhubungan langsung dengan milisi ISIS Bahrun Naim, yang berada di Suriah.
(knv/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed