DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 17:13 WIB

Menhan: Keberadaan ISIS di Filipina Selatan Sudah Diprediksi

Bisma Alief Laksana - detikNews
Menhan: Keberadaan ISIS di Filipina Selatan Sudah Diprediksi Menhan/ Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Tarakan - Negara Islam Irak Suriah (ISIS) saat ini masih menguasai wilayah Marawi, Filipina Selatan. Menurut Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, kejadian tersebut sudah diprediksi terjadi sejak 1,5 tahun yang lalu.

Hal tersebut disampaikan Ryamizard saat konferensi pers di atas kapal TNI KRI dr. Suharso-990 bersama dengan Menhan Filipina Delvin Lorenzana dan Menhan Malaysia Dato' Seri Hishammuddin Tun Hussein. Ryamizard menyebut ISIS datang ke Asia Tenggara karena sudah kalah di Suriah dan Irak.

"1,5 tahun lalu, kita sudah prediksi ISIS akan datang ke Filipina Selatan. Kenapa? Dia (ISIS) kalah di Suriah dan Irak, dia melaksanakan kegiatan di Eropa, pasti dia kembali Asia Tenggara," ujar Ryamizard di lokasi, Senin (19/6/2017).

Pemilihan Filipina Selatan, kata Ryamizard, karena saat itu sudah ada kelompok pemberontak yang menduduki wilayah tersebut. Sehingga ISIS bisa berbaur dan merasa aman disana.

Yang mengherankan adalah pemilihan Marawi sebagai wilayah yang dikuasai oleh ISIS. Seharusnya, lanjut Ryamizard, dari analisisnya 1,5 tahun yang lalu ISIS menguasai wilayah lebih selatan dibanding Marawi.

"Dia menuntut eksistensi keberadan dia (ISIS). Walaupun di sana 60 persen Kristen dan 40 persen Islam tapi dia tetap laksanakan di situ," tutur Ryamizard.

"Dia (ISIS) ingin menunjukkan pada dunia bahwa ISIS di Asia Tenggara itu betul-betul ada," tutupnya.


(bis/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed