DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 16:29 WIB

Kapolri Tawarkan KPK Bentuk Tim 'Tempel' Penyelidikan Teror Novel

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kapolri Tawarkan KPK Bentuk Tim Tempel Penyelidikan Teror Novel Novel Baswedan (Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo pernah meminta kepada kepolisian agar penyelidiknya disertakan dalam pengusutan perkara teror kepada Novel Baswedan. Usul itu kini dijawab langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Berkaitan dengan langkah lanjut, saya sampaikan dari tim Polri menawarkan kepada KPK untuk membentuk tim, kemudian kalau bisa mendekat atau menempel kepada tim Polri," ucap Tito dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2017).

Tim tersebut menurut Tito bukan tim gabungan karena tugas pokok dan fungsinya berbeda. Saat ini yang tengah diusut merupakan tindak pidana umum yang tentunya bukan merupakan tugas pokok dan fungsi dari KPK.

"Memang ini bukan tim gabungan, kalau gabungan itu tupoksi yang sama. Seandainya kita lebih terbuka dengan cara tim dari KPK bisa nempel, misal untuk mengecek alibi saksi-saksi," ucap Tito.

Tito sempat menyinggung tentang pernyataan Novel kepada media internasional, Time, yaitu kecurigaan keterlibatan jenderal polisi di kasusnya. Menurut Tito, hal itu perlu dicek kembali apakah benar-benar fakta atau isu belaka.

Novel mengalami teror usai menunaikan salat subuh di dekat rumahnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Pusat, pada 11 April 2017. Penyerangan itu diduga berkaitan dengan pekerjaan Novel selaku penyidik di KPK.

Namun hingga kini polisi masih belum bisa mengungkap siapa sebenarnya pelaku teror tersebut.


(dhn/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed