DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 16:10 WIB

Sekjen DPD: Hemas-Farouk Belum Tanda Tangan Soal Dana Reses

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Sekjen DPD: Hemas-Farouk Belum Tanda Tangan Soal Dana Reses Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Sekjen DPD Sudarsono Hardjosoekarto menyebut sejauh ini masih ada 22 senator yang belum menandatangani persetujuan soal pencairan dana reses. Dari jumlah tersebut, GKR Hemas dan Farouk Muhammad termasuk senator yang belum tanda tangan.

"Pak Farouk, Bu GKR Hemas belum tanda tangan," ujar Sudarsono di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Hemas-Farouk merupakan senator yang sedang berseteru dengan Oesman Sapta Odang (OSO) terkait polemik kepemimpinan. Dua kubu tersebut memiliki loyalis masing-masing.

Menariknya, Sudarsono menyebut ada senator dari pihak Hemas-Farouk yang sudah menandatangani peraturan pencairan dana reses. Salah satunya adalah senator yang menggugat Tatib DPD tentang masa kepemimpinan pimpinan, yakni 2,5 tahun. Gugatan itu juga telah dikabulkan MA.

"Dari salah seorang yang JR itu, ada yang menyerahkan surat pernyataan, Marhany Pua. Asri Anas sudah menyerahkan, kemudian Pak Sofyat Hadi. Itu sudah menyerahkan," jelas dia.

Berkaca dari itu, Sudarsono menyebut rekonsiliasi di DPD sudah semakin kuat. Beberapa pihak yang tak setuju dengan pelantikan OSO sebagai ketua DPD sudah mulai melunak.

Pencairan dana reses anggota DPD kali ini diatur sesuai dengan keputusan sidang paripurna DPD 8 Mei. Anggota yang ingin mendapat dana reses harus memenuhi beberapa syarat.

Syarat tersebut di antaranya anggota harus menandatangani surat pernyataan mengakui sidang paripurna dan rapat alat kelengkapan dewan yang dipimpin OSO. Ada juga syarat pelaporan pelaksanaan masa reses sebelumnya.

Selain itu, jumlah dana yang dicairkan dalam sekali masa reses bervariasi. Angkanya cukup besar hingga mencapai Rp 144 juta.
(gbr/tfq)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed