DetikNews
Rabu 17 Mei 2017, 14:10 WIB

Imbauan dan Pesan Polisi untuk Habib Rizieq yang Berada di Saudi

Bartanius Dony - detikNews
Imbauan dan Pesan Polisi untuk Habib Rizieq yang Berada di Saudi Habib Rizieq (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)
Jakarta - Polisi mengimbau agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab untuk kembali ke Indonesia. Imbauan itu berkaitan dengan panggilan terhadap Rizieq sebagai saksi berkaitan dengan kasus dugaan pornografi yang ada di situs 'baladacintarizieq'.

"Sama-sama bertanggung jawab ya, kalau tidak salah kenapa harus takut," kata Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2017).

Rizieq saat ini berada di Arab Saudi. Sebelumnya Rizieq sempat berada di Malaysia, tetapi kemudian kembali lagi ke Arab Saudi.

"Karena masih sebatas saksi, kita masih mengimbau agar kembali ke Indonesia," ujar Awi.

[Gambas:Video 20detik]

Sementara itu, Dirjen Lalu Lintas Imigrasi Maryoto Sumadi mengatakan tetap berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait dengan keberadaan Rizieq. Maryoto mengaku akan meminta bantuan dari perwakilan Indonesia yang ada di negara bersangkutan.

"Kita cari menggunakan juga perwakilan kita juga yang ada di luar negeri," ucap Maryoto di tempat yang sama.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan Firza Husein sebagai tersangka berkaitan dengan kasus 'baladacintarizieq'. Hari ini, Firza menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka di Mapolda Metro Jaya. Firza ditetapkan tersangka karena diduga melanggar UU Pornografi.

Sementara itu, tim kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera, menerangkan kliennya tidak akan datang memenuhi panggilan polisi dalam kasus tersebut. Dia menegaskan hal itu sebagai bentuk protes dari Rizieq.

"Habib Rizieq tidak akan datang, karena ini bentuk protes, karena peristiwa hukumnya tidak ada, kalaupun ada tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq, orang yang mendistribusikan dan memproduksinya. Itulah yang harus diperiksa," terang Kapitra di AQL, Tebet Utara, Jaksel, Selasa (16/5) kemarin.

Kapitra juga menjelaskan bahwa sebenarnya Rizieq akan kembali ke Indonesia pada Sabtu (13/5) lalu. Namun hal itu urung dilakukan mengingat ada kabar soal penegakan hukum yang tidak dilakukan secara adil.

"Sebenarnya hari Sabtu kemarin, Habib Rizieq sudah bersiap kembali ke Indonesia tetapi dengan pertimbangan yang beliau rasakan, bahwa ada ketidakadilan bahwa ini bukanlah penegakan hukum. Ini pembunuhan karakter. Maka beliau memutuskan untuk tidak kembali ke Indonesia," ujar Kapitra.
(dhn/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed